Istri Gatot Berikan Kaligis USD30 Ribu Buat Amankan Suami

Renatha Swasty    •    Jumat, 18 Sep 2015 02:04 WIB
oc kaligis tersangka
Istri Gatot Berikan Kaligis USD30 Ribu Buat Amankan Suami
Evy Susanti istri Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho memberikan kesaksian pada sidang lanjutan dengan Terdakwa Panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan Syamsir Yusfan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (17/9) - ANT/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Evy Susanti, istri Gubernur nonaktif Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho memberikan uang USD30 ribu untuk pengacara OC Kaligis. Duit dikucurkan supaya mengamankan suaminya terkait kasus dana Bantuan Sosial (Bansos) yang tengah diusut Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

"Saya khawatir, itu urusannya menyangkut suami saya," kata Evy di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015).

Kaligis, dikontrak Evy dan Gatot sejak September 2013. Evy membayar Kaligis Rp600 juta per tahun.

Salah satu kasus yang diminta untuk ditangani Kaligis soal gugatan ke PTUN Medan atas penyelidikan Kejati Sumut tentang dugaan terjadinya Tindak Pidana Korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH) dan Penyertaan Modal pada sejumlah BUMD pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dalam perjalanan gugatan di PTUN itu, Evy mengaku dimintai duit oleh kaligis. Permintaan pun disetujui.

"Beliau minta USD30,000 untuk proses PTUN," beber Evy.

Dia tak membantah, uang yang dikucurkan supaya gugatan yang tengah diajukan ke PTUN Medan dapat dimenangkan. "Iya (dimenangkan)," kata Evy singkat.

Seperti diberitakan, Syamsir didakwa  menerima duit sejumlah USD2,000 dari Gubernur nonaktif Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti. Pemberian dilakukan melalui OC kaligis dan Gerry.

Pemberian dilakukan lantaran Syamsir membantu mempertemukan Kaligis dan Hakim Ketua PTUN Medan Irianto Tripeni Putro. Kaligis menginginkan permohonan pengujian kewenangan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara  tentang administrasi Pemerintahan atas Penyelidikan tentang dugaan terjadinya Tindak Pidana Korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH) dan Penyertaan Modal pada sejumlah BUMD pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dimenangkan PTUN Medan.


(REN)