Microsoft: Indonesia Siap Menggunakan Teknologi Berbasis Cloud

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 23 Sep 2015 18:20 WIB
microsoft office
Microsoft: Indonesia Siap Menggunakan Teknologi Berbasis Cloud
Microsoft menyebutkan fokus Office 2016 adalah pada kolaborasi dan kerja sama tim.

Metrotvnews.com, Jakarta: Perkembangan teknologi mengubah cara kerja seseorang. Kini, seseorang tidak lagi terikat dengan tempat untuk bekerja. Keberadaan perangkat mobile juga membantu para pekerja untuk bekerja di tempat selain kantor, seperti kafe dan restoran, misalnya.

Karena itu, saat meluncurkan Office 2016, Microsoft menyebutkan bahwa salah satu tujuan mereka adalah untuk membantu masyarakat Indonesia untuk mengadopsi gaya kerja baru yang menuntut mereka untuk lebih fleksibel dalam bekerja dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Satu pertanyaan yang harus dipertanyakan adalah apakah masyarakat Indonesia sudah siap untuk mengadopsi cara kerja baru ini?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Microsoft lalu melakukan sebuah survei bertema New World of Work alias Gaya Kerja Baru di 9 negara, yaitu Indonesia, Australia, Hong Kong, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Survei ini dilakukan pada bulan Maret 2014 pada 2.000 responden yang bekerja di perusahaan kecil menengah yang memiliki karyawan kurang dari 250 orang.

Berdasarkan survei tersebut, 67 persen pekerja Indonesia mengaku bahwa mereka siap untuk mengadopsi prinsip gaya kerja baru, yang merupakan gaya kerja yang fleksibel dan melek digital. Faktanya, Lucky Gani, Business Group Head, Microsoft Indonesia, mengatakan bahwa dari kesembilan negara tersebut, Indonesia merupakan negara yang paling siap untuk mengadopsi gaya kerja baru ini.

"Masyarakat Indonesia sudah siap untuk bekerja dengan memanfaatkan cloud. Sekarang, cloud bukan lagi sebuah penghalang," kata Lucky.

Meskipun begitu, Microsoft bukanlah satu-satunya perusahaan yang membuat aplikasi produktivitas berbasis cloud. Saat ditanya apakah yang membedakan Office 2016 dari berbagai aplikasi lain tersebut, Lucky dengan tegas menjawab familiaritas adalah salah satu keunggulan Office.

"Orang sudah terbiasa dengan produk Microsoft, terbiasa menggunakan Word untuk mengetik atau menggunakan PowerPoint untuk membuat presentasi," kata Lucky.


(ABE)