1% Pertumbuhan Ekonomi, Serap 350 Ribu Tenaga Kerja di 2016

   •    Rabu, 23 Sep 2015 17:43 WIB
ekonomi indonesia
1% Pertumbuhan Ekonomi, Serap 350 Ribu Tenaga Kerja di 2016
Illustrasi. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah optimistis elastisitas satu persen pertumbuhan ekonomi dapat menyerap sekitar 350 ribu hingga 400 ribu tenaga kerja pada 2016.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil mengatakan target itu dapat dicapai dengan memperbaiki prioritas anggaran pemerintah agar berorientasi ke program-program penciptaan lapangan kerja.

"Kami perlu lihat anggaran, bagaimana relokasi anggaran ke program-program untuk ciptakan lapangan kerja, serta juga penurunan kemiskinan," ujarnya sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (23/9/2015).

Menurutnya, perencanaan dan persiapan program termasuk alokasi anggarannya harus terpadu dan mempertimbangkan efek ekonomi yang dihasilkan untuk meningkatkan kesejahteraan. Dia mencontohkan, salah satu program pemerintah yaitu dana desa yang dianggarkan Rp40,3 triliun untuk 2016 harus digunakan untuk kegiatan produktif.

Dia pun menyarankan, penggunaan dana desa bisa seperti dana langsung "cash for work" yang dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat desa.

"Selama ini kalau misalnya dana ke daerah membangun bangunan, mungkin kami akan membuat petunjuk pelaksanaan agar dana itu bisa untuk 'work for job'," ujarnya.

Dia menambahkan percepatan pembangunan infrastruktur jugab harus terus dilakukan. Proyek infrastruktur itu juga harus mencakup proyek sarana dan prasarana dasar atau proyek publik seperti jalan pedesaan, jembatan, dan lainnya. Sofyan mengingatkan lambannya realisasi proyek infrastruktur tidak akan terjadi lagi pada 2016. 

Kementerian teknis, ujarnya, sudah melakukan persiapan dan studi perencanan proyek pada tahun ini. 
Dengan begitu realisasi proyek infrastruktur dapat dimulai awal 2016. Sofyan masih optimistis elastisitas satu persen pertumbuhan bisa menyerap di atas 250 ribu tenaga kerja.

Sofyan juga optimistis target-target kesejahteraan pada 2016 dapat tercapai. Target-target itu adalah tingkat kemiskinan turun di 9-10 persen, tingkat pengangguran 5,2-5,5 persen, rasio gini di 0,39 dan Indeks Pembangunan Manusia 70,10.





(SAW)