Dolar Menguat, Pertamina Tidak PHK Karyawan

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 25 Sep 2015 19:06 WIB
pertamina
Dolar Menguat, Pertamina Tidak PHK Karyawan
Ilustrasi Pertamina (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Manajemen PT Pertamina (Persero) menyatakan sampai sekarang ini belum ada langkah dari persero untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) meski nilai tukar rupiah tengah mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Vice President Comunication Pertamina Wianda Pusponegoro menjelaskan, Pertamina terus berupaya agar aktivitas bisnis yang biasa dilakukan bisa terlaksana dengan baik, seperti biasanya. Dalam hal ini, Pertamina terus berusaha agar tidak ada PHK. 

"Pertamina tidak ada melakukan itu (PHK). Manajemen yang harus berupaya keras agar kita beroperasi seperti biasa," kata Wianda, di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Sampai dengan sekarang ini, jelas Wianda, Pertamina masih mempertahankan sebanyak 16 ribu karyawannya. Tidak hanya, itu, efisiensi terus dilakukan dalam rangka menjaga kestabilan perusahaan agar bisa terus berjalan di waktu-waktu mendatang.

"Kita ada 16 ribu karyawan. Manajemen yang berusaha. Karena pelemahan ini dirasakan semua pelaku usaha, khususnya di industri migas. Makanya kita melakukan efisiensi dari berbagai segi," jelas dia.

Pada sisi lain, Wianda menambahkan, pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp14.700 per USD membuat biaya operasional semakin mengalami kenaikan. Namun, diakuinya setelah Pertamina melakukan hedging dengan plafon USD2,5 miliar, tekanan dapat dikurangi.

"‎Ini sangat positif mengurangi kerentanan kita terhadap rupiah," ‎pungkas dia.


(ABD)