Cara Jokowi Mengatasi Kemiskinan Menuai Kritik

M Rodhi Aulia    •    Minggu, 27 Sep 2015 17:13 WIB
jokowi
Cara Jokowi Mengatasi Kemiskinan Menuai Kritik
Presiden Joko Widodo,--Foto: MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo kerap membagi-bagikan sejumlah bingkisan dalam beberapa kunjungannya di berbagai daerah di Indonesia. Langkah itu menuai kritik dari berbagai pihak.

"Dia punya instrumen. Kok dia bagi-bagi beras. Enggak boleh itu," kata Direktur Center for Budget Analysis Uchok Sky Khadafi dalam diskusi Forum Senator untuk Rakyat yang bertajuk Orang Miskin Tambah Banyak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (27/9/2015).

Menurut Uchok, harusnya Jokowi sebagai pemimpin tertinggi di Indonesia, dapat menggerakkan segala instrumen Negara yang ada agar kemiskinan rakyat dapat teratasi.

Dia juga mengkritik mengenai beragamnya data kemiskinan yang dipegang pemerintah. Sehingga, kata Uchok, kebijakan pemerintah kerap tidak tepat sasaran.

"Kita bingung angka yang mana digunakan. Badan Pusat Statistik sebut angka kemiskinan sebanyak 28 juta jiwa. BPJS 88,2 juta jiwa dari APBN dan dari APBD sebanyak 11,5 juta. Data raskin dari Bulog hanya 15,5 juta jiwa. Sekarang, data mana yang mau kita pakai," kata dia.


(MBM)