Kubu Agung tak akan Tegur Yorrys

M Rodhi Aulia    •    Selasa, 29 Sep 2015 12:42 WIB
golkar
Kubu Agung tak akan Tegur Yorrys
Ketua Bidang Komunikasi, Informasi dan Penggalangan Opini DPP Golkar, Leo Nababan--Metrotvnews.com/Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengurus DPP Partai Golkar kubu Agung Laksono tegas menolak wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar. Toh, kubu Agung Laksono tidak pernah dan tidak akan menegur Yorrys Raweyai, pencetus ide liar itu.

Menurut Ketua DPP Partai Golkar Bidang Komunikasi, Informasi dan Penggalangan Opini Leo Nababan, Yorrys bebas mengusung ide. Buah pikiran itu adalah bentuk kebebasan di era demokrasi.

"Enggak ada teguran. Itu cuma wacana di era demokrasi," kata Leo kepada Metrotvnews.com, Selasa (29/9/2015).

Yang jelas, kata Leo, pihaknya sudah menganulir dan membantah wacana Munaslub Partai Golkar. Menurut Leo, pihaknya sudah sepakat dengan kubu Aburizal Bakrie menunggu keputusan Mahkamah Agung.

"Kita menunggu putusan Mahkamah Agung saja. Kita berharap bulan depan sudah keluar. Siapa yang sah di antara kita," imbuh dia.

Jika Yorrys tetap memaksakan kehendak dengan menggelar Munaslub Oktober ini, Leo mempertanyakan legal standing yang dimiliki Yorrys dan pencetus lainnya. Sebab dalam amar putusan Mahkamah Partai Golkar, yang berhak menggelar Munas adalah yang mendapatkan legalitas dan paling lambat Oktober 2016.

Yorrys mengaku, ide Munaslub pada bulan depan adalah untuk memperkuat dukungan kepada 238 pasangan calon kepala daerah dari Partai Golkar. Yorrys berharap mereka mendapatkan dukungan yang bulat dari satu kepengurusan. Tidak dua kubu seperti sekarang.

 


(TII)