Davina & Melanie Subono Tolak Legalisasi Perdagangan Daging Anjing

Nia Deviyana    •    Kamis, 01 Oct 2015 07:34 WIB
melanie subono
Davina & Melanie Subono Tolak Legalisasi Perdagangan Daging Anjing
Melanie Subono (Foto:MI/Angga Yuniar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Besarnya angka konsumsi daging anjing di Indonesia mendorong pemerintah untuk menyiapkan peraturan mengenai peredaran daging anjing. 
 
Hal itu akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur, yaitu berisi aturan pengawasan daging, cara perdagangan, dan syarat daging yang boleh dikonsumsi. 
 
Peraturan tersebut dimaksudkan untuk menekan potensi penyebaran virus rabies.
 
Walau masih berupa wacana, peraturan tersebut telah memancing pro dan kontra. Beberapa pihak merasa aturan tersebut sama saja seperti membuka ruang untuk melegalkan konsumsi daging anjing.
 
Di antara mereka yang kontra adalah Davina dan Melanie Subono.
 
"Rencana legalisasi perdagangan daging anjing kami tolak dengan alasan, anjing bukanlah hewan ternak. Anjing dan satwa domestik lainnya harusnya jadi pemberi kebahagiaan, bukan kenikmatan untuk disantap," ujar Davina yang menjabat sebagai CEO Garda Satwa Indonesia, saat ditemui di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015).
 
Davina meminta Ahok membuat peraturan jelas yang melarang peredaran dan konsumsi daging anjing.
 
"Kami tidak ingin memiliki peraturan yang membagi mana daging anjing yang sehat dan tidak sehat. Kami ingin peredaran daging anjing dilarang. Tidak ada daerah abu-abu," tandasnya.

Kini, mestinya Davina, Melanie Subono, dan mereka kontra dapat bernapas lega. Sebab, Gubernur DKI telah menyatakan membatalkan rencana tersebut. Alasan Ahok membatalkan karena kajian soal hukum di Indonesia.
 

(ROS)