BPS Perkirakan Inflasi Oktober di Bawah 0,5%

Husen Miftahudin    •    Kamis, 01 Oct 2015 17:05 WIB
inflasi
BPS Perkirakan Inflasi Oktober di Bawah 0,5%
Ilustrasi BPS (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan tingkat inflasi pada Oktober 2015 tidak akan bergerak secara liar. Meski tidak terlalu tinggi namun pemerintah diminta tetap menjaga secara ketat terkait pengendalian harga bahan-bahan makanan karena berkaitan erat dengan laju inflasi.

Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito, pada Oktober 2015 tingkat inflasi akan tetap terkendali. Diperkirakan, gerak inflasi pada Oktober 2015 masih di bawah angka 0,5 persen.

Meskipun begitu, ia meminta agar pemerintah tetap menjaga dan mengendalikan harga bahan-bahan makanan, utamanya beras. Hal ini karena harga beras sangat fluktuatif pada akhir tahun ini mengingat saat ini Indonesia sedang dilanda kekeringan (el nino) di beberapa daerah lumbung padi nasional.

"Tapi bukan berarti sama sekali tidak panen, kita ada panen di beberapa tempat meski saat ini terjadi el nino. Sekarang tinggal bagaimana tindakan pemerintah terhadap hal ini agar bisa menjaga harga tetap stabil," jelas dia, di Kantor Pusat BPS, Jalan Dr Sutomo No 6-8, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2015).

Selain itu, tambah Sasmito, hal lain yang perlu dijaga adalah barang-barang impor seperti komponen-komponen yang ada pada otomotif. "Itu kan komponen di mobil dan motor kita masih impor. Ini harus dijaga karena gerak rupiah sendiri masih tidak stabil. Pengaruh itu pemerintah harus bisa menekan dengan subtitusi dan segala macamnya," ujar Sasmito.

Pada September 2015 terjadi deflasi sebesar 0,05 persen, berbeda dibanding dengan catatan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,39 persen. Menurut Kepala BPS Suryamin, hal ini terjadi karena terkendalinya harga komoditi bahan makanan dan transportasi yang mengalami deflasi masing-masing sebesar minus 0,23 persen dan minus 0,09 persen.

"Kondisi deflasi karena komoditi-komoditi bahan makanan lebih terkendali, juga pada transportasi. Untuk bulan Oktober saya kira masih stabil, jika terjadi inflasi dalam level yang rendah," pungkas Suryamin.


(ABD)