Kredit Macet Perbankan NTB Meningkat Jadi 1,91%

   •    Jumat, 02 Oct 2015 10:52 WIB
perbankan
Kredit Macet Perbankan NTB Meningkat Jadi 1,91%
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Mataram: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat tingkat Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet perbankan di wilayah kerjanya mengalami peningkatan dari 1,58 persen selama Desember 2014 naik menjadi 1,91 persen pada akhir Agustus 2015.

Kepala OJK NTB Yusri menilai salah satu penyebab meningkatnya persentase kredit macet yang disalurkan perbankan adalah kondisi perekonomian yang mengalami kelesuan secara nasional. "Persentase kredit macet bisa meningkat lagi jika kondisi perekonomian belum membaik," jelasnya, seperti dikutip Antara, di Mataram, Jumat (2/10/2015).

Menurut dia, belum membaiknya perekonomian secara nasional juga disebabkan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan mata uang asing lainnya. Kondisi tersebut tentunya berdampak juga terhadap perekonomian di daerah, khususnya sektor usaha yang mengandalkan bahan baku dari impor.

Meskipun nilai tukar rupiah terus melemah, Yusri menilai tidak terlalu berpengaruh terhadap kondisi perbankan di NTB karena likuiditas perbankan di wilayah kerjanya masih tergolong cukup kuat walau terjadi perlambatan pertumbuhan pada kuartal I-2015.

"Persentase kredit macet memang terus meningkat. Namun, masih di bawah ketentuan sebesar lima persen. Likuiditas perbankan juga masih aman. Akan tetapi, tentu harus tetap diantisipasi segala kemungkinan dampak pelemahan ekonomi," pungkasnya. 


(ABD)