Ubisoft Batal Tutup Layanan Online untuk World in Conflict

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 04 Oct 2015 15:55 WIB
games
Ubisoft Batal Tutup Layanan Online untuk World in Conflict
Layanan online World in Conflict akan terus dilanjutkan

Metrotvnews.com: Kabar gembira bagi penggemar game real-time strategy (RTS) World in Conflict karena Ubisoft baru-baru ini mengumumkan layanan online untuk game tersebut tak jadi ditutup. Hal tersebut diumumkan Massive, studio yang kini merupakan bagian dari Ubisoft.

Melalui forum resminya, Massive mengatakan, keputusan untuk menutup layanan online World in Conflict merupakan hal yang sangat sulit.

Sebelumnya, pihak Massive memang sempat mengumumkan akan menutup layanan online dari salah satu game RTS legendaris tersebut. Layanan yang direncanakan ditutup tak hanya untuk game saja, melainkan forum, serta layanan online Massgate. Hal tersebut akan membuat para pemain World in Conflict hanya dapat bermain multiplayer melalui koneksi LAN.

Keputusan menutup layanan online World in Conflict karena  game yang telah berusia delapan tahun tersebut telah kehilangan popularitasnya. Ubisoft mencatat, dalam satu tahun terakhir, julah pemain yang online bersamaan hanya sekitar 125. Jumlah tersebut sangat kurang untuk menopang biaya server untuk menjalankan layanan online game tersebut.

Mendengar hal tersebut, komunitas pemain World in Conflict membuat sebuah petisi di situs Cange.org. Meskipun petisi tersebut tak memiliki jumlah pendukung yang cukup, Ubisoft menilai ada potensi yang harus mereka kembangkan dari komunitas tersebut.

Itulah yang membuat Massive kemudian membatalkan rencananya untuk menutup layanan online World in Conflict. Meskipun demikian, Massive masih belum memberikan kabar sampai kapan mereka akan membuka layanan online dari game tersebut (PC GAMER)


(ABE)