Serahkan IHPS ke DPR, BPK Temukan 15.434 Permasalahan

Al Abrar    •    Selasa, 06 Oct 2015 02:47 WIB
bpk
Serahkan IHPS ke DPR, BPK Temukan 15.434 Permasalahan
Ilustrasi/ANT/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan menyampaikan Ikhitiar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2015 dalam Sidang Paripurna ke 6, Masa Sidang I Tahun 2015-2016. Dalam Sidang Paripurna, Ketua BPK Harry Azhar Aziz mengatakan, ada 666 objek pemeriksaan terdiri atas 117 di pemerintah pusat, 518 di pemerintah daerah dan 31 di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta badan lainnya.

Jenis pemeriksaan terdiri atas 607 pemeriksaan keuangan, 5 pemeriksaan kinerja dan 54 pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

"Dari pemeriksaan, BPK menemukan sebanyak 10.154 temuan yang memuat 15.434 permasalahan, yang meliputi 7.890 permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan senilai Rp33,46 triliun dan 7.544 permasalahan kelemahan Sistem Pengendalian Intern (SPI)," kata Harry dalam sidang, di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2015).

Dari masalah ketidakpatuhan, kata Harry, sebanyak 4.609 permasalahan berdampak pada pemulihan keuangan negara/daerah/perusahaan senilai Rp21,26 triliun.

"Permasalahan berdampak finansial tersebut terdiri atas permasalahan yang mengakibatkan kerugian Rp2,26 triliun, potensi kerugian Rp11,51 triliun dan kekurangan penerimaan Rp7,85 triliun," katanya.

Selama proses pemeriksaan, BPK telah menindaklanjuti permasalahan ketidakpatuhan yang mengakibatkan kerugian, potensi kerugian dan kekurangan penerimaan dengan penyerahan aset atau penyetoran ke kas negara/daerah/perusahaan senilai Rp396,67 miliar.

"Selain itu terdapat 3.137 permasalahan penyimpangan administrasi serta 114 permasalahan ketidakpatuhan yang mengakibatkan ketidakekonomisan, ketidakefisienan dan ketidakefektifan senilai Rp11,84 triliun," tukas Harry.


(OJE)