Ditjen Pajak Kaji Penurunan Pajak BBM

Husen Miftahudin    •    Rabu, 07 Oct 2015 07:46 WIB
ditjen pajak
Ditjen Pajak Kaji Penurunan Pajak BBM
Ilustrasi -- FOTO: Antara/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: DPR RI meminta pemerintah untuk menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPn) Bahan Bakar Minyak (BBM) agar harga BBM tersebut menjadi lebih murah. Saat ini, pemerintah menetapkan PPN untuk BBM sebesar 10 persen sehingga harga bahan bakar yang sampai ke konsumen menjadi lebih tinggi.

Direktur P2 Humas Ditjen Pajak Mekar Satria Utama mengatakan, harga BBM saat ini sudah dihitung bersama dengan PPN dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Besaran PBBKB tergantung pada kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda).

"Harga BBM memang sudah termasuk PPN. Jadi itu kan sudah ada hitung-hitungan resminya," ungkap Mekar di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 40–42, Jakarta Selatan, Selasa, 6 Oktober 2015.

Dia menyebut, permintaan DPR untuk menurunkan PPN BBM harus dikaji lebih dalam. Pasalnya, pihaknya harus melihat kemungkinan yang terjadi jika pajak BBM diturunkan.

"Kita lihat dulu. Baik buruknya yang diusulkan. Penerimaan PPN kita pengaruh betul dari perekonomian. Kita belum bisa menegaskan. Akan kaji ulang," pungkas Mekar.


(AHL)