Mahasiswa Minta Polisi Tindak Tegas Penjual Tembakau Cap Gorilla

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 09 Oct 2015 15:28 WIB
halusinasi tembakau gorilla
Mahasiswa Minta Polisi Tindak Tegas Penjual Tembakau Cap Gorilla
Tembakau cap gorilla--Istimewa

Metrotvnews.com, Depok: Sejumlah mahasiswa yang dtemui Metrotvnews.com mengaku resah dengan beredarnya tembakau cap gorilla. Mereka meminta polisi bertindak tegas terhadap penjual dan pengguna tembakau yang mengandung zat kimia berbahaya tersebut.

Mahasiswa Universitas Gunadarma, Aldo, 18, mengaku khawatir dengan peredaran tembakau super cap gorilla tersebut. Ia tidak mau tembakau tersebut masuk ke lingkungan tempatnya belajar dan tempat tinggalnya di Depok.

"Iya khawatir lah, takutnya ditawar-tawarin atau tidak sengaja menggunakan, kan bahaya," kata Aldo di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Jumat (9/10/2015).

Ia berharap, polisi dapat menindak penjual dan pengguna tembakau tersebut. Aldo menganggap tembakau itu membahayakan. "Iya, yang kaya begitu mending diamanin saja deh. Kan orang yang enggak tau bisa bahaya kalau kecanduan," terang dia.

Begitu juga dengan Kenny. Pria berusia 21 tahun ini meminta polisi segera menangkap penjual dan pengguna tembakau tersebut. Agar peredaran tembakau tersebut tidak semakin pesat, apalagi jika memang benar terdapat zat kimia berbahaya yang terkandung di dalam tembakau tersebut.

"Saya sih berharap polisi atau aparat bisa menindaknya. Yang kaya begitu harus ditangkap-tangkapin," tukas dia.

Tembakau super cap gorilla mulai ramai diperbincangkan setelah muncul peredarannya di berbagai media sosial. Salah satunya terdapat di akun instagram @tembakausuper. Penjual memanfaatkan media sosial sebagai sarana jual beli tanpa bertatap muka.

Mereka menjual secara online dengan kisaran harga mulai dari Rp200 hingga Rp400 ribu tergantung dari berat dari tembakau yang dipesan. Tambakau ini banyak dicari kalangan mahasiswa di Jakarta, karena efeknya yang membuat orang berhalusinasi dan membuat badan menjadi ringan.


(KRI)