Rentan Mati, Sultan Gagal Lepasliarkan Bibit Lobster Ilegal

Ahmad Mustaqim    •    Sabtu, 10 Oct 2015 15:40 WIB
penyelundupan
Rentan Mati, Sultan Gagal Lepasliarkan Bibit Lobster Ilegal
Petugas Stasiun KIPM menunjukkan bibit lobster hasil penyelundupan. Foto: MTVN/Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (KIPM) Kelas 1 Yogyakarta telah melepasliarkan hasil penyelundupan bibit lobster di Pantai Sepanjang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (8/10/2015).

Namun, pelepasliaran sekitar 320 ribu ekor lobster bernilai Rp5,44 miliar gagal dilakukan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. "Rencananya gubernur yang akan menebar, tapi batal," kata Kepala KIPM Kelas 1 Yogyakarta, Suprayogi saat dihubungi Metrotvnews.com, Sabtu (10/10/2015).

Suprayogi mengungkapkan, keputusan itu diambil segera karena dikhawatirkan akan banyak bibit lobster yang mati. Berdasarkan pemeriksaannya, dari 320 ribu ekor bibit lobster, ada sekitar 500 bibit yang mati.

"Pelepasliaran buru-buru sekali karena dikhawatirkan banyak yang mati. Belum lagi setelah penangkapan juga ditelepon Bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan) agar segera dilepasliarkan. Lalu kami sampaikan kepada gubernur kalau ini perlu segera," kata Suprayogi.

Ia menambahkan, dalam pelepasliarkan tersebut, pihaknya juga mengajak tersangka penyelundupan bersama kepolisian. Namun, tersangka kemudian tetap diserahkan ke kepolisian untuk dilanjutkan proses hukumnya.

"Proses hukum (tersangka) masih berjalan. Buktinya memakai 500 bibit lobster yang mati," ujarnya.

Sebelumnya, Stasiun Karantina Ikan Pengendali Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas 1 Yogyakarta bersama petugas keamanan Bandara Adisutjipto menggagalkan penyelundupan bibit lobster pada 6 Oktober. Ratusan ribu bibit lobster iut dikemas ke dalam enam koper besar. Kemudian, hasil penangkapan itu dititipkan di daerah Kirimono, Tanjungsari, Gunungkidul sebelum dilepasliarkan.

Baca: Petugas Bandara Adisutjipto Gagalkan Penyelundupan Ratusan Lobster

Pihak kepolisian sendiri menetapkan dua orang tersangka dalam kasus itu. Sementara sopir mobil yang mengantar tersangka, dibebaskan.


(UWA)