Komnas Perempuan Kecam Bentrokan di Aceh Singkil

Arga sumantri    •    Rabu, 14 Oct 2015 22:38 WIB
bentrok
Komnas Perempuan Kecam Bentrokan di Aceh Singkil
Foto: Samsul, 21, tewas terkena senjata rakitan dalam bentrok warga di Desa Dangguran, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Selasa 13 Oktober 2015/Metro TV_Erdian Joko Kuswanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) ikut mengecam bentrokan yang terjadi di Kabupaten Aceh Singkil. Komnas Perempuan menyebut kericuhan di Aceh Singkil memberikan ketakutan dan juga rasa ketidakpastian keamanan dan perlindungan bagi masyarakat.

Komnas Perempuan menyayangkan lemahnya upaya pencegahan dari  kepolisian dan pemerintah daerah setempat, padahal kondisi itu bukan yang pertama kali terjadi di Singkil. Akibat bentrokan itu, data yang diperoleh Komnas Perempuan, ribuan orang, termasuk perempuan dan anak-anak di dalamnya, harus meninggalkan tempat tinggal mereka untuk mengungsi ke tempat yang aman.

Mencegah kejadian serupa terulang, Komnas perempuan pun mendesak Presiden melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, untuk memastikan adanya jaminan perlindungan bagi semua kelompok pemeluk agama. Sekaligus segera mengambil langkah-langkah sistematis untuk penyelesaian bentrokan di Aceh Singkil.

Pemerintah juga disarankan agar mencabut atau merevisi kebijakan yang inkonstitusional, khususnya terkait dengan jaminan kebebasan beragama dan berpotensi memicu konflik antar umat beragama.

"Salah satu, Peraturan Bersama Dua Menteri (Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri) Nomor 8 dan Nomor 9 Tahun 2006 tentang Pendirian Rumah Ibadah," kata Komisioner Komnas Perempuan Imam Nahe'i dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (14/10/2015).

Imam mengatakan, pihaknya meminta kepolisian mengusut tuntas dan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam penyerangan. Polisi juga didesak menangkap dan menghukum seberat-beratnya dalang bentrokan yang terjadi di Aceh Singkil dan daerah lainnya di Aceh.

Komnas Perempuan, kata dia, juga meminta pemerintah Kabupaten Aceh Singkil segera melakukan pemulihan terhadap korban bentrokan di Aceh Singkil, tanpa terkecuali. Selain juga mengambil langkah-langkah strategis untuk mencegah berulangnya bentrokan ini.


(AZF)