Komisi XI Tantang BEI Ajukan RUU untuk Permudah Investor

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 15 Oct 2015 19:14 WIB
pasar modal
Komisi XI Tantang BEI Ajukan RUU untuk Permudah Investor
ilustrasi. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi XI DPR memberikan tantangan ke PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengajukan revisi undang-undang (UU) yang dapat memangkas UU yang dianggap menghambat investasi di pasar modal.

Anggota Komisi XI DPR, Andreas Eddy Susetyo, menyayangkan masih banyak dana panjang yang masuk bursa, tetapi dana itu kebanyakan diinvestasikan lewat instrumen jangka pendek.

"Ada dana BPJS, asuransi dana pensiun. Dana itu justru ditaruh ke deposito perbankan. Itu sangat disayangkan," ucap Eddy, ketika ditemui di Ruang Komisi XI DPR RI, Jakarta, Jumat (15/10/2015).

‎Dia pun mengharapkan pembiayaan dari perbankan lebih seimbang dan pasar modal yang saat ini masih kecil. Untuk itu, saat ini harus lebih bergerak cepat dalam mendorong market. 

"Kami tantang bursa, jika ada aturan mengganggu, kami akan revisi," jelas dia.

Dia menekankan jika upaya bursa dalam meningkatkan pasar keuangan terkendala dengan peraturan, DPR akan bekerja keras dalam merevisi peraturan. 

"Dana jangka panjang di pasar modal seharusnya di BEI, karena fundamental ekonomi Indonesia dalam jangka panjang masih positif," tutur dia.

Dia mengharapkan, otoritas bursa segera menyampaikan ke DPR terkait Peraturan Pemerintah apa saja yang menghambat pasar modal agar lebih bergairah.



(SAW)