Bengkel Mobil

Kondisi Ekonomi Pelik, Pemilik Bengkel Mobil Mengeluh Sepi

M. Bagus Rachmanto    •    Selasa, 20 Oct 2015 09:04 WIB
bengkel mobil
Kondisi Ekonomi Pelik, Pemilik Bengkel Mobil Mengeluh Sepi
Kondisi kkonomi, pemilik bengkel mobil mengeluh sepi. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Lesunya industri otomotif di tanah air, tidak hanya berdampak langsung terhadap penjualan mobil baru dan bekas.

Ternyata hal ini juga dialami oleh bengkel-bengkel mobil, dengan berkurangnya pelanggan yang melakukan perbaikan, baik perorangan maupun perusahaan.

Tak hanya itu, ketika ada yang melakukan perbaikan (servis), mereka benar-benar berhemat dengan memanfaatkan atau mengakali komponen mobil yang masih bisa dipakai. Sehingga tak harus diganti.

Bahkan menurut Fahmi pemilik bengkel mobil Fahmi Jaya Motor di bilangan Bekasi Timur, Jawa Barat, ada juga yang berhutang, karena biaya perbaikan mobil melebihi dari perkiraan sang pemilik.

“Saya sendiri bingung, pelanggan yang sekarang berhutang dan menghemat spare parts biasanya tidak seperti itu, malahan suka bayar duluan sebelum masukin mobilnya ke bengkel, dan ini juga sama dialami teman-teman bengkel yang lain,” beber Fahmi.

“Sekarang kalau saya laporan tentang spare parts ke pelanggan, kebanyakan menyuruh memperbaiki atau diakalain biar tidak banyak biaya, seperti penggantian filter oli,” tutup Fahmi sambil bingung karena tidak mengerti dengan kondisi sekarang ini.


(UDA)