Menpora Dukung APPI Jadi Asosiasi Tunggal Pemain Sepak Bola

   •    Senin, 19 Oct 2015 17:41 WIB
sepak bolakemenpora ads
Menpora Dukung APPI Jadi Asosiasi Tunggal Pemain Sepak Bola
Presiden APPI Ponaryo Astaman (Foto: Metro TV)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendukung keberadaan Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) sebagai wadah tunggal bagi pesepak bola profesional di Tanah Air.

Dukungan orang nomor satu di Kemenpora itu disampaikan langsung Imam saat menerima pengurus APPI di Kantor Kemenpora Jakarta, Senin 19 Oktober, yang dipimpin langsung Presiden APPI Ponaryo Astaman didampingi Bambang Pamungkas dan GM APPI Valentino Simanjuntak.

Dalam pertemuan tersebut tidak hanya dibahas masalah pengakuan keberadaan APPI, namun juga membahas peran serta asosiasi tersebut dalam memberikan masukan ataupun memperjuangkan kebijakan yang menyangkut dengan nasib pesepak bola profesional Indonesia. Termasuk menyangkut pemenuhan hak dan kewajiban pemain.

"Pemenuhan hak dan kewajiban pesepak bola merupakan bagian penting dalam reformasi tata kelola persepakbolaan nasional. Untuk itu masalah hak dan kewajiban harus bisa masuk dalam statuta sepak bola nasional," kata Imam Nahrawi dalam siaran pers yang diterima media.

Menurut dia, dengan aturan yang tegas diharapkan pesepak bola profesional Indonesia tidak akan terombang-ambing oleh pihak klub. Jika semuanya berjalan sesuai dengan aturan maka kerja keras pesepak bola akan lebih dihargai terutama dalam hal hak dan kewajiban.

Kemenpora juga meminta APPI segera menginventarisasi permasalahan yang dihadapi pesepak bola nasional. Selanjutnya hasil dari inventarisasi akan menjadi acuan untuk melanjutkan reformasi tata kelola sepak bola Indonesia yang tengah didorong oleh pemerintah.

Pengakuan yang diberikan pemerintah jelas membuat pihak APPI bangga. Apalagi asosiasi ini meski eksis cukup lama, keberadaannya tidak diakui oleh PSSI yang saat ini dibekukan pemerintah. Selama ini PSSI lebih mengakui Asosiasi Pemain Sepakbola Nasional Indonesia (APSNI).

APSNI bahkan mendapatkan hak suara dalam Kongres PSSI. Haknya sama dengan beberapa asosiasi lain yang telah disahkan oleh induk organisasi sepak bola Indonesia yang saat ini telah dibekukan.   

"Dengan adanya pengakuan ini, kita akan lebih eksis dalam memperjuangkan hak-hak pemain serta perlindungan pada pemain," kata Valentino Simanjuntak.     

Pada pertemuan ini hadir sejumlah pemain senior seperti Bima Sakti, Kurniawan Dwi Yulianto serta Ricardo Salampessy ini. Pada kesempatan itu APPI juga memberikan masukan dan koreksi terkait pelaksanaan turnamen Piala Kemerdekaan dan Piala Presiden terutama dalam hal kontrak pemain.(Ant)


(RIZ)