Realisasi SBN Capai Rp439,27 Triliun

Eko Nordiansyah    •    Senin, 19 Oct 2015 20:02 WIB
surat utang
Realisasi SBN Capai Rp439,27 Triliun
Illustrasi. MI/ROMMY PUJIANTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) bruto setelah penerbitan Obligasi Negara Ritel Seri ORI012 hingga saat ini (year to date) mencapai Rp439,27 triliun atau 95,24 persen dari target Rp461,2 triliun.

"Secara netto, penerbitan SBN mencapai Rp300,79 triliun atau 97,91 persen dari target Rp307,2 triliun," kata Direktur Surat Utang Negara (SUN) DJPRR Lotto S Ginting di kantor Kemenkeu, Jalan Dr Wahidin, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2015).

Dirinya menambahkan, secara outstanding penerbitan SBN rupiah mencapai Rp1.372,8 triliun. Dengan Rp523,75 triliun atau 38,06 persen di antaranya dimiliki investor asing dan 8,83 persen sisanya dalam bentuk ORI.

"Itu dengan asumsi pelebaran defisit dari 1,9 persen menjadi 2,23 persen PDB atau ada tambahan sekitar Rp37 miliar. Kami akan memenuhi sisanya melalui empat opsi, pinjaman, punjaman siaga, SAL dan penerbitan SBN," terang dia.

Hingga saat ini sudah ada tambahan dari SAL sebesar Rp10 triliun. Sedangkan Rp27 triliun sisanya akan lebih banyak dipenuhi melalui pinjaman multilateral (private placement) dibandingkan melalui lelang SUN.

Pasalnya, DJPPR akan mengurangi penerbitan SBN lewat skema lelang dan berharap minat investor ritel makin meningkat. DJPPR juga akan menyiapkan instrumen lain untuk investor ritel seperti saving bond ritel yang memungkinkan penjaminan dan reedem (penarikan) lebih awal.

"Kami harap minat investor ritel naik, dan kami siap kalau investor ritel minta lebih banyak instrumen, karena perilaku investor ritel juga tidak seperti investor institusi yang bergeraknya searah, satu drop yang lain lepas, terlalu terpengaruh posisi stop loss atau cut loss," pungkasnya.


(SAW)