Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bagian dari Gaya Hidup

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 21 Oct 2015 18:45 WIB
bpjs ketenagakerjaan
Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bagian dari Gaya Hidup</i>
Illustrasi BPJS. ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia mengklaim sudah bekerja keras dalam menyosialisasikan program jaminan sosial selama setahun pemerintahan.

"Pencapaian Jokowi-JK dalam bidang jaminan sosial sudah terlaksana.‎ Hanya saja ada kendala. Paling berat itu sosialisasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya pengusaha untuk ikut serta menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," jelas ‎Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masassya, di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Rabu (21/10/2015).

Dengan demikian, BPJS Ketenagakerjaan memiliki 'PR' di mana pemerintah harus mengubah cara berpikir masyarakat bahwa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah kebutuhan dari bagian gaya hidup.

BPJS Ketenagakerjaan saat ini diketahui memiliki 18 juta peserta per September 2015. Elvyn menargetkan hingga akhir tahun BPJK Ketenagakerjaan bisa menaikkannya menjadi 19 juta peserta.

Demi memperbanyak jumlah peserta, BPJS Ketenagakerjaan akan mendekati perusahaan dalam melakukan pendataan, khususnya di daerah terpencil yang memiliki perusahaan di sektor komoditas.

"Perlambatan ekonomi Tanah Air hanya bersifat sementara. Kondisi ini akan berbalik sejalan dengan paket kebijakan yang sedang dikeluarkan pemerintah," tutur dia.


(SAW)