Rupiah Terombang-ambing Jelang Rilis Paket Kebijakan V

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 22 Oct 2015 08:49 WIB
kurs rupiah
Rupiah Terombang-ambing Jelang Rilis Paket Kebijakan V
Ilustrasi. FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini terus melemah. Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat menginjak keberadaan rupiah.

Mengutip data Bloomberg, Kamis (22/10//2015), pergerakan rupiah sempat dibuka ke Rp13.739 per USD. Rupiah kemudian menguat 103 poin atau setara 0,75 persen ke Rp13.621 per USD.

Jika dibandingkan dengan pegerakan sebelumnya yang bertengger di Rp13.724 per USD, posisi rupiah perlahan memang semakin menguat. Gerak rupiah berada di Rp13.616-Rp13.746 per USD.

Sementara itu, berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.820 per USD. Namun kemudian rupiah menguat sebesar 194,5 poin atau 1,41 persen ke Rp13.625 per USD.

Mengutip hasil riset Samuel Sekuritas, rupiah melemah hingga kemarin sore bersamaan dengan pelemahan mata uang lain di Asia. Selain akibat kembalinya penguatan dolar menjelang ECB meeting yang akan disusul oleh FOMC meeting minggu berikutnya, isu risiko solvabilitas perusahaan BUMN Tiongkok menambah tekanan pelemahan.

Pelemahan rupiah datang bersamaan dengan yield SUN yang terus naik sehingga semakin mengoreksi penurunan yang terjadi semenjak dua minggu lalu. Fokus ke faktor global akan sedikit teralihkan oleh pengumuman paket kebijakan V oleh pemerintah pada hari ini.

"Tekanan pelemahan rupiah di tengah kembalinya tren penguatan dolar di pasar global berpeluang bertahan pada perdagangan hari ini," tutur analis Samuel Sekuritas, Rangga Cipta.


(AHL)