SDA: PPP Siap Terima Romy asal Insaf

Erandhi Hutomo Saputra    •    Kamis, 22 Oct 2015 12:26 WIB
ppp
SDA: PPP Siap Terima Romy asal Insaf
Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali - MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali mengungkapkan kegembiraannya atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) terkait kepengurusan PPP yang sah. Terdakwa korupsi haji itu menyebut, putusan MA merupakan putusan yang adil sesuai fakta-fakta yang ada.

Menurut SDA, panggilan Suryadharma, muktamar yang diselenggarakan di Jakarta yang memilih Djan Faridz sebagai Ketua Umum PPP merupakan kepengurusan yang sah. Sebab, Muktamar Jakarta merupakan hasil arahan dari Mahkamah Partai. Sedangkan Muktamar Surabaya yang memilih Romahurmuzy tidak berdasarkan perintah Mahkamah.

"Muktamar Jakarta itu dilaksanakan KH Maimun Zubair atas penugasan dari Mahkamah Partai. Apabila kedua pihak berseteru dan tidak bisa disatukan, maka Majelis Syariah dengan ketuanya KH Maimun Zubair mengambilalih, melakukan rapat, membentuk panitia dan melaksanakan Muktamar. Ini berdasarkan perintah Mahkamah Partai," ungkap SDA saat di Pengadilan Tipikor, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu 21 Oktober 2015.

Menurut SDA, putusan MA mengembalikan kepengurusan PPP kepada dirinya selaku Ketua Umum PPP hasil Muktamar Bandung. "Artinya kalau dikembalikan ke saya muktamar yang saya lakukan sah di Jakarta," kata SDA.

PPP versi Muktamar Jakarta, kata dia, siap merangkul kubu Romi dan bergabung membentuk kepengurusan yang baru asal bersedia mengakui kesalahan atau insaf. Namun keputusan resmi diserahkan kepada Djan Faridz sebagai Ketua Umum yang baru.

"Ya tentu kita akan terima siapa yang insaf," kata SDA.

Ia tidak mempermasalahkan jika Romi bersikukuh kepengurusan PPP di bawah komandonya merupakan kepengurusan yang sah dan mengajukan upaya PK. "Kalau PK itu hak hukum dia," kata SDA.


(TII)