BUMN Energi & Pangan Diprioritaskan Jalankan Revaluasi Aset

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 23 Oct 2015 13:44 WIB
paket kebijakan ekonomi
BUMN Energi & Pangan Diprioritaskan Jalankan Revaluasi Aset
Menteri BUMN Rini Soemarno. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri BUMN Rini Soemarno bakal mendata perusahaan BUMN mana saja yang akan menjalankan revaluasi aset. Langkah itu dijalankan guna mempercepat paket kebijakan ekonomi jilid V yang telah dikeluarkan oleh Presiden Jokowi.

Rini menekankan, kelanjutan dari kebijakan pemangkasan pajak penghasilan (PPh) dari revaluasi aset harus direalisasikan. Maka dari itu, langkah pendataan BUMN yang ingin merevaluasi aset diharapkan bisa terselesaikan dalam jangka waktu satu bulan.

"Kami sedang data, dalam satu bulan kami akan selesaikan perusahaan BUMN apa saja yang akan merevaluasi aset. Saya lihat hampir semua. Tapi apa saja yang terevaluasi, nah itu yang sedang kami hitung," tutur Rini, ditemui di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Cakung, Jakarta Timur, Jumat (23/10/2015).

Rini mengakui, dia belum mendapatkan perusahaan BUMN mana saja yang akan merevaluasi asetnya. Tapi, mantan pejabat PT Astra International Tbk (ASII) itu mengharapkan perusahaan BUMN di sektor energi dan pangan yang menjalankan revaluasi aset. Sebab, dua perusahaan itu memiliki aset yang besar.

"Paling utama PLN, sektor energi yang kita utamakan. Sektor pangan juga seperti Bulog kita utamakan, kalau direvaluasi akan ada ruang lagi untuk pengembangan usahanya," tegas Rini.

Sekadar informasi, pemerintah resmi mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid V. Ada tiga isi dalam paket kebijakan tersebut, sebagai berikut:
1. Besaran tarif khusus untuk PPh final revaluasi dari 10 persen menjadi tiga persen bila diajukan revaluasinya hingga 31 Desember 2015.
2. Besaran tarif khusus untuk PPh final revaluasi menjadi empat persen bila diajukan revaluasinya pada periode 1 Januari 2016-30 Juni 2016.
3. Besaran tarif khusus untuk PPh final revaluasi menjadi enam persen bila pengajuan revaluasinya 1 Juli 2016-31 Desember 2016.


(AHL)