BEI Ingin Pasar Modal RI Lebih Terbuka

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 27 Oct 2015 11:21 WIB
bei
BEI Ingin Pasar Modal RI Lebih Terbuka
Ilustrasi kegiatan di bursa saham -- FOTO: Antara/FIQIH ARFANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Pasar modal Indonesia melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) ingin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat luas. Tak hanya individu, institusi pun bisa melakoninya.

Lalu dengan cara apa pihak manajemen BEI mendekatkan diri? Direktur Utama BEI Tito Sulistio menjelaskan cara pendekatan tersebut yakni dengan melakukan seremoni pembukaan perdagangan.

Tak sekadar membuka perdagangan, ada makna di balik itu. Bos bursa ini ingin menjaring minat investasi yang lebih besar lagi dengan melakukan kegiatan tersebut setiap hari.

"Prinsipnya, kami ingin lebih dekat dengan pasar modal ke masyarakat dan bursa, agar lebih terbuka," jelas Tito Sulistio, saat ditemui di Gedung BEI Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Menurut dia, pembukaan perdagangan sesi pagi cukup menarik minat masyarakat. Bahkan, mereka lebih antusias dalam berinvestasi di bursa.

"Setiap hari kami akan melakukan seremoni pembukaan perdagangan, agar menarik minat investasi," ungkap dia.

Tito menceritakan, pada sesi pembukaan perdagangan pagi hari ini dilakukan langsung institusi dan masyarakat. "Hari ini dibuka ‎oleh CEO IDS Holdings (Kim Sung Hun) dan NC Securities," jelas dia.

Dia menambahkan, sampai saat ini seluruh institusi pasar modal memiliki kesempatan untuk melakukan seremoni pembukaan perdagangan sesi pagi langsung di lantai bursa. Langkah tersebut dilakukan guna lebih mendekatkan diri dengan masyarakat dan lebih terbuka.

Pro‎gram ceremony bell ini, sambung Tito, merupakan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk lebih meningkatkan dan mengintensifkan literasi keuangan dan pemahaman pasar modal ke publik.


(AHL)