Ketua DPR: Izin Lahan Gambut Harus Dihentikan

Antara    •    Selasa, 27 Oct 2015 11:37 WIB
kabut asapdpr ads
Ketua DPR: Izin Lahan Gambut Harus Dihentikan
Anggota TNI memadamkan api di lahan gambut, Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Minggu (20/9).--Foto: Antara/Regina Safri

Metrotvnews.com, Jakarta: Izin usaha perkebunan di lahan gambut harus dihentikan karena dampak saat musim kemarau cukup berbahaya.
 
"Bila musim kemarau seperti sekarang ini lahan gambut rawan terbakar yang dapat menimbulkan kabut asap," ungkap Ketua DPR Setya Novanto kepada wartawan saat berada di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (27/10/2015).
 
Setya Novanto bersama rombongan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek transit di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang untuk menuju Jambi memantau kebakaran hutan dan lahan.
 
Menurut dia,  saat ini kabut asap sudah lama menyelimuti Sumatera dan Kalimantan karena lahan gambut terbakar. Kebakaran lahan gambut sulit dipadamkan karena membutuhkan penyiraman cukup lama.
 
"Hujan hanya beberapa jam saja tidak mampu memadamkan lahan gambut yang terbakar sehingga perlu dicegah sejak dini," ujar dia.
 
Sebab itu, kata Setya, izin usaha lahan gambut harus dihentikan untuk mengantisipasi kabut asap dimasa mendatang. Melihat kondisi asap yang semakin pekat, pemerintah disarankan meminta tambahan pesawat asing untuk memaksimalkan pemadaman titik api.


(MBM)