Kepulangan Presiden Positif untuk Penanganan Asap

Al Abrar    •    Selasa, 27 Oct 2015 12:13 WIB
kebakaran hutan
Kepulangan Presiden Positif untuk Penanganan Asap
Presiden Joko Widodo dan Presiden Barack Obama. Foto: Tim Komunikasi Presiden/Ari Dwipayana

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepulangan lebih awal Presiden Joko Widodo dari Amerika Serikat positif untuk penyelesaian kebakaran hutan dan lahan. Presiden kemungkinan tiba di Tanah Air, Kamis 29 Oktober.

"Pak Jokowi sangat diperlukan untuk mengambil kebijakan penanganan asap, sehingga kepulangan Jokowi lebih cepat bisa lebih baik dalam penanganan asap," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).

Selain penanganan asap, Agus mengatakan, dengan kepulangan Presiden pengesahan RAPBN 2016 bisa diketok sesuai jadwal 30 Oktober. "Pak Jokowi tahu persis pengesahan RAPBN," ujar Agus.

Presiden sedianya melanjutkan agenda di AS dengan menemui para CEO di San Fransisco. Agenda tersebut tidak batal karena Presiden mengutus menteri terkait bertemu para CEO.


Foto: Tim Komunikasi Presiden/Ari Dwipayana

Sementara Presiden harus segera tiba di Tanah Air. Presiden AS Barack Obama memahami hal itu. "Presiden Obama memahami betul mengenai masalah asap yang tidak bisa dipadamkan begitu saja," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Presiden berangkat ke Amerika pada Sabtu akhir pekan lalu. Ia terus memantau perkembangan penanganan kebakaran hutan dan kabut asap dari Negeri Paman Sam.

Presiden mendapat banyak laporan dampak sosial kebakaran hutan. "Saya memutuskan membatalkan perjalanan ke West Coast atau mungkin langsung meluncur ke Kalimantan Tengah atau Sumatera Selatan," kata Presiden.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup sampai 25 Oktober 2015, total luas kebakaran hutan 1,7 juta hektare. Di Sumatera dan Kalimantan, hampir sebagian yang terbakar merupakan lahan gambut.

Jumlah korban terkana asap di 18 provinsi mencapai 75 juta jiwa, dengan kerugian mencapai Rp35 triliun. Sebanyak 13 orang meninggal karena menderita infeksi saluran pernapasan akut.


(TRK)