Muncul Bahasa Alay dan Gaul, JK: Bahasa Indonesia Tetap Pemersatu

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 28 Oct 2015 05:21 WIB
jusuf kalla
Muncul Bahasa Alay dan Gaul, JK: Bahasa Indonesia Tetap Pemersatu
Wakil Presiden Jusuf Kalla (foto:MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Munculnya beragam bahasa seperti bahasa gaul, bahasa alay, dan bahasa isyarat tidak dipermasalahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Menurutnya, yang terpenting yakni tegas dan jelas bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu meskipun ada berbagai macam bahasa termasuk bahasa daerah dan bahasa-bahasa baru yang diciptakan generasi muda.

"Intinya kan tetap bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Ada bahasa daerah, ada bahasa gaul, ada bahasa isyarat, kesatuannya tetap bahasa Indonesia," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015).

Hal tersebut ditekankan JK dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928, di mana artinya pada hari ini genap 87 tahun.

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, JK menekankan pentingnya menanamkan semangat persatuan dan kesatuan meski diliputi dengan perbedaan, tentunya mengacu pada isi teks Sumpah Pemuda dan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

"Semangat tentu satu nusa satu bangsa dan satu bahasa. Semangat itu bahwa persatuan sangat penting," tegas JK.


(REN)