6 Bulan, Neraca Perdagangan Ikan Surplus USD1,9 Miliar

Gervin Nathaniel Purba    •    Kamis, 29 Oct 2015 13:03 WIB
perikanan
6 Bulan, Neraca Perdagangan Ikan Surplus USD1,9 Miliar
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan ekspor di sektor perikanan didominasi oleh udang yang mencapai 39,8 persen dari total ekspor ikan dan produk perikanan pada periode Januari hingga Juli 2015.

Menurut Peneliti Pusat Kebijakan Perdagangan Luar Negeri Badan Pengkajian Pengembangan Kebijakan Perdagangan (BP2KP) Kemendag Titis Kusuma Lestari mengatakan Amerika Serikat (AS) merupakan negara utama tujuan eskpor ikan dan produk perikanan dengan kontribusi sebesar 42,6 persen.

"Kemudian Jepang sebagai negara kedua terbesar tujuan ekspor sebanyak 16,5 persen," ujar Titis Kusuma Lestari dalam paparannya di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Sementara itu, untuk impor di sektor perikanan didominasi oleh ikan segar dan beku dengan kontribusi sebesar 63,3 persen. Adapun negara asal impornya antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, dan AS.

"Tiongkok sebanyak 24,2 persen, Jepang 9,1 persen, Malaysia 8,4 persen, dan AS 8,3 persen," ungkap Titis Kusuma Lestari.

Dengan begitu, dirinya menyimpulkan pada periode Januari hingga Juli 2015, neraca perdagangan ikan dan produk perikanan mengalami surplus sebesar USD1,9 miliar. Penyumbang surplus terbesar berasal dari komoditi udang, makanan olahan, dan ikan olahan.

"Nilai surplusnya masing-masing untuk udang USD0,8 miliar, makanan olahan USD0,5 miliar, dan ikan olahan USD0,3 miliar," jelasnya.


(AHL)