KPK Ingatkan Pencuri Dana Bencana Asap Bisa Dihukum Mati

Yogi Bayu Aji    •    Senin, 02 Nov 2015 18:21 WIB
asap
KPK Ingatkan Pencuri Dana Bencana Asap Bisa Dihukum Mati
Adnan Pandu Praja. Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi mengingatkan berbagai pihak tak bermain-main dengan dana penanggulangan bencana kabut asap. Dana itu dikorupsi, hukuman mati risikonya.

"Koruptor bisa dihukum mati. Ada pasalnya, yaitu untuk mereka yang korupsi uang bencana alam. Ini misal asap," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja saat membuka "Teacher Supercamp: Guru Beraksi Menulis Antikorupsi" di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2015).

Hukum mati untuk koruptor tercantum dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Penjelasan pasal itu menyebutkan hukuman mati bisa dijatuhkan bila korupsi dilakukan saat negara dalam keadaan bahaya seperti bencana alam nasional.

Adnan pun menekankan agar ancaman hukuman ini dipahami semua pihak. Dia berharap tidak ada kasus korupsi yang terjadi dalam penanganan kabut asap yang mengepung Pulau Sumatera dan Kalimantan.

"Hati-hati ini bisa masuk kategori yang ancamannya hukuman mati," jelas dia.

Hukum mati, harap Adnan, tak hanya diberlakukan pada bencana alam. "Tapi juga dana pendidikan," ujar dia di depan para guru di Teacher Supercamp.


(KRI)