Istana Bantah Pertemuan Jokowi dan Suku Anak Dalam Direkayasa

Desi Angriani    •    Senin, 02 Nov 2015 19:51 WIB
presiden jokowi
Istana Bantah Pertemuan Jokowi dan Suku Anak Dalam Direkayasa
Presiden Joko Widodo saat bertemu suku anak dalam, Jumat (30/10/2015). Foto: Tim Komunikasi Presiden

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Kabinet Pramono Anung membantah pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Suku Anak Dalam di Jambi, akhir pekan lalu, direkayasa.  

"Sama sekali tidak ada rekayasa foto. Itu tidak ada sama sekali seperti yang dituduhkan. Apa yang dituduhkan itu sudah di luar etik," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (2/11/2015).

Pramono menjelaskan, jarak antara Presiden di lokasi penampungan dan Suku Anak Dalam hanya berkisar 800 meter. Sehingga pertemuan keduanya terjadi begitu saja. Sementara itu, pria berbatik yang selalu berada  Jokowi adalah penerjemah bahasa Suku Anak Dalam.

"Ada seorang yang pakai batik bertindak sebagai penerjemah dan ada di tempat tersebut. Jarak antara Presiden dan Anak Dalam bertemu. Mereka turun dari gunung 600-800 meter dekat lokasi penampungan," beber politikus PDI Perjuangan ini.

Pram mengungkapkan, selama ini Presiden selalu blusukan. Tak jarang agenda pun disusun secara mendadak. Bahkan hanya disiapkan beberapa menit. Sehingga tidak mungkin jika ada kunjungan yang sengaja disettting terlebih dahulu.

"Setiap kunjungan Presiden bilang jangan ada hal-hal yang seakan-akan dibuat jadi baik. Presiden lebih berharap mengunjungi tempat yang membutuhkan kebijakan dari pemerintah," tambahnya.

Terkait rumah singgah di Palembang, Pramono juga menampik rumah tersebut hasil rekayasa dari tim kepresidenan. "Rumah singgah di Palembang juga bukan rekayasa, benar tempat kumuh," pungkasnya.

Sebelumnya, netizen ramai membicarakan dugaan rekayasa foto Presiden Jokowi saat bertemu suku anak dalam di Jambi. Ada dua foto yang membuat netizen berdebat. Di kedua foto tersebut, Jokowi berbincang dengan beberapa orang.

Di foto pertama Jokowi tampak berbicara dengan lima orang yang mengenakan pakaian lengkap. Di foto yang lain, Jokowi berbincang dengan empat orang bertelanjang dada yang hanya mengenakan penutup pinggang khas suku anak dalam. Banyak netizen yang menilai orang yang tampak di foto pertama sama dengan di foto kedua. 


(KRI)