Emas Dunia Turun Tertekan Penguatan USD

   •    Rabu, 04 Nov 2015 11:03 WIB
harga emas
Emas Dunia Turun Tertekan Penguatan USD
Ilustrasi (iStockphoto/Alexander Shirokov)

Metrotvnews.com, Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) yang lebih kuat dan spekulasi kenaikan suku bunga The Fed  memberikan tekanan pada logam mulia.

Mengutip Antara, Rabu (4/11/2015), kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun sebanyak USD21,8 atau 1,92 persen menjadi menetap di USD1.114,10 per ounce. Emas berada di bawah tekanan ketika indeks USD naik 0,36 menjadi 97,26 pada pukul 18.05 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargkan dalam unit AS menjadi lebih mahal bagi para investor.

Logam mulia tertekan lebih lanjut karena para pedagang menunggu dua ukuran kunci ketenagakerjaan, yang analis percaya dapat mengunci nasib kenaikan suku bunga selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Desember.

Rencana kenaikan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga. Belum ada peningkatan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika.

Perak untuk pengiriman Desember turun 16,9 sen atau 1,10 persen menjadi ditutup pada USD15,239 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januar turun USD16,2 atau 1,66 persen menjadi ditutup pada USD962,20 per ounce.


(ABD)