Tanpa Honor, Tak Ada yang Mau Daftar jadi Tim Pemantau Pilkada

Iswahyudi    •    Rabu, 04 Nov 2015 14:43 WIB
pilkada serentak
Tanpa Honor, Tak Ada yang Mau Daftar jadi Tim Pemantau Pilkada
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan)

Metrotvnews.com, Kendal: Ketiadaan anggaran di Komisi Pemilihan Umum membuat lowongan menjadi tim pemantau pilkada sepi peminat. Hingga hari ini, daftar tim pemantau pilkada masih kosong.

"Di seluruh KPU di Jawa Tengah saya rasa tidak ada yang mendaftar jadi tim pemantau," kata Fahroji selaku Anggota Divisi Pemungutan Suara dan Pemantauan KPUD Kendal, saat ditemui di kantornya, Rabu (4/11/2015).

Fahroji tak menampik fakta minimnya pendaftar karena tak tersedia honor. Tim pemantau akan bekerja secara sukarela. Hal ini diduga menjadi pemicu utama sepinya peminat lembaga atau institusi untuk mendaftar jadi tim pemantau pilkada.

Menurutnya, pada saat kegiatan sosialisasi dan pendaftaran pemantau pilkada, sebenarnya Fatayat NU sempat mendaftarkan diri. Namun karena tidak ada honor, mereka kemudian membatalkan niatan tersebut.

"Setelah dikonfirmasi lagi, mereka menyatakan tidak jadi mendaftar. Hanya saja, pengunduran diri bersifat organisatoris, waktunya berbarengan dengan persiapan mereka untuk mengadakan kegiatan pemilihan di Fatayat NU," katanya.

Pemantau pilkada, kata Fahroji, hanya akan menerima tanda pengenal serta sertifikat saja. "Sedangkan untuk gaji, tidak dianggarkan dari KPU," tuturnya.

Fahroji menyayangkan kondisi ini. Sebab, keberadaan tim pemantau dinilai sangat membantu proses pengawasan pilkada. "Pemantau pilkada hanya diminta melaporkan kepada panwascam, apabila menemukan adanya tindak pelanggaran dalam pelaksanaan tahapan Pilkada," ujarnya. (san)


(SAN)