Dihadapan Presiden Finlandia, Gubernur BI Sebut Sektor Perbankan Kuat

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 04 Nov 2015 15:59 WIB
perbankan
Dihadapan Presiden Finlandia, Gubernur BI Sebut Sektor Perbankan Kuat
Gubernur BI Agus Martowardojo (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyatakan bahwa kondisi keuangan dan perbankan Indonesia sudah lebih kuat sekarang ini, terlebih setelah mampu melewati krisis 1997-1998 dan krisis 2008 dengan baik.

"Sekarang sudah punya sektor keuangan dan perbankan yang kuat," tegas Agus, usai pertemuan tertutup dengan Presiden Finlandia Sauli Niinisto di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2015).

Dirinya menambahkan, perbaikan kondisi sektor perbankan ditunjukan dengan terkendalinya rasio kredit bermasalah (NPL), terjaganya rasio kecukupan modal (CAR) dan tingkat suku bunga acuan yang rendah.

"Dulu, NPL di atas 48 persen sekarang gross 2,7 persen. Dan CAR saat lalu minus 17 persen sekarang di atas 20 persen. Dan juga mengenai tingkat bunga sampai 77 persen saat itu, sekarang 7,5 persen," jelas dia.

Sementara dari sisi keuangan, Indonesia sudah memiliki Undang-Undang (UU) yang mengatur keuangan negara. Di mana defisit transaksi berjalan tidak lebih dari tiga persen dan eksternal debt terhadap GDP tidak boleh lebih dari 60 persen.

"Karena 14 tahun terakhir kita punya defisit. Kalaupun ada tidak pernah lebih dari 2,4 persen. Utang terhadap GDP sekarang kan 24 persen jauh dari 60 persen," pungkasnya.


(ABD)