Soal Peredaran Narkoba di LP, BNNP Minta Maaf ke Kemenkumham

Muhammad Khoirur Rosyid    •    Jumat, 06 Nov 2015 11:38 WIB
narkoba
Soal Peredaran Narkoba di LP, BNNP Minta Maaf ke Kemenkumham
Barang bukti senilai Rp6 miliar dirilis BNNP Jatim. (Metrotvnews.com/MK Rosyid)

Metrotvnews.com, Surabaya: Ketegangan antara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenhukham) Jawa Timur (Jatim) mulai menurun.

Kepala BNNP Jatim Brigjen Polisi Sukirman meminta maaf kepada Kemenkumham Jatim atas lambatnya koordinasi yang dilakukan penyidik BNNP.

“Kalau memang menyinggung, kami minta maaf kepada Kemenkumham,” katanya, di Surabaya, Jumat (6/11/2015).

Dikatakan Sukirman, secara institusional dengan Kemenkumham, pihaknya belum melakukan koordinasi atau berkirim surat pemberitahuan adanya lembaga pemasyarakatan (LP) yang menjadi pengendali peredaran narkoba di Jatim.

“Tapi, kami sudah koordinasi dengan pihak LP terkait kasus ini. Kami sudah melaksanakan prosedur yang ada, bukan tanpa koordinasi dengan pihak LP,” ujarnya.

Bahkan, kata Sukirman, saat ini anggotanya telah menindaklanjuti pemeriksaan peredaran narkoba yang dikendalikan dari LP ini. Ada beberapa saksi dan para tahanan yang dicurigai mengetahui peredaran narkoba dari balik jeruji besi ini.

“Sudah kami tindaklajuti. Anggota sekarang berada di Madura melakukan pemeriksaan di LP Narkotika Pamekasan. Dua LP lagi yaitu LP Narkotika Madiun dan LP Malang. Induknya pengendali dari penyelidikan ini dikendalikan dari LP Narkotika Madiun,” terang Sukirman. (san)


(SAN)