Tim Nissa-Sjah Anggap Putusan MA Tidak Ada

Nurul Hidayat    •    Jumat, 06 Nov 2015 15:13 WIB
pilkada serentak
Tim Nissa-Sjah Anggap Putusan MA Tidak Ada
Kantor KPU Mojokerto, Jawa Timur. (Metrotvnews.com/Nurul Hidayat)

Metrotvnews.com, Jombang: Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan kasasi pasangan calon Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasha-Pungkasiadi (MKP-Pungkasiadi). Artinya, MA membenarkan kalau rekomendasi dari pasangan Choirun Nisa-Arifudinsyah tidak sah.

Atas hal itu, tim pemenangan Nissa-Sjah malah menganggap putusan tersebut tidak ada. Pihaknya masih menjalankan rencana pemenangan Pilkada Mojokerto, Jawa Timur.

"Hingga hari ini, salinan resmi putusan tersebut belum kita terima jadi kami mengagap putusan tersebut tidak ada, dan kami masih berjalan sesuai dengan rencana," ujar Ketua Tim Pemenangan Nissa-Sjah, Heri Ermawan saat dihubungi Metrotvnews.com, Jumat (6/11/2015).

Heri menambahkan, pihaknya berharap agar semua relawan, simpatisan dan partai pendukung untuk tetap berkonsentrasi memenangkan calon nomor urut satu. Dia berharap semua pihak tidak terpancing isu yang memperkeruh upaya demokrasi di Kabupaten Mojokerto.

"Hingga saat ini kami masih tetap solid dan berharap agar kondisi tidak semakin keruh demi berjalannya upaya demokrasi di Kabupaten Mojokerto," imbuhnya.

Saat disinggung jika salinan resmi putusan tersebut sudah berada di tangan, Heri mengatakan pihaknya tidak akan buru-buru melakukan upaya hukum lanjutan. Namun, pihaknya akan mempelajari dulu putusan dari Mahkamah Agung tersebut.

"Pasti kita akan lakukan upaya hukum, di antaranya, upaya peninjauan kembali terhadap putusan tersebut, dan kami yakin dari KPU pun tidak serta merta menjalankan putusan tersebut tanpa mempelajarinya," pungkasnya.

Keputusan itu berisi tentang diterimanya kasasi pasangan (MKP-Pungkasiadi) oleh MA. Kasasi itu terbit setelah MKP mengajukan  gugatan berisi pembatalan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto tertanggal 24 Agustus 2015 terkait penetapan paslon Choirun Nissa-Arifudinsyah.

Dalam persidangan, pihak MKP menyebut rekomendasi pasangan Nissa-Syah dari partai tidak sah. Sebab, sama persis dengan rekom untuk calon bupati Banyuwangi. 

Pada sidang di tingkat PTTUN, MKP kalah. Kemudian ia mengajukan kasasi ke MA hingga terbit putusan pembatalan keputusan PTTUN. (san)


(SAN)