JK: Ical dan Agung Sedang Berdialog

Dheri Agriesta    •    Jumat, 06 Nov 2015 15:15 WIB
golkar
JK: Ical dan Agung Sedang Berdialog
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Panca Syurkani/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Konflik di Partai Golkar tak kunjung surut. Namun, pintu persatuan mulai terbuka saat Partai Beringin ini menggelar silaturahmi nasional akhir pekan lalu. 

Politikus senior Partai Golkar Jusuf Kalla bahkan mengatakan Agung Laksono dan Aburizal Bakrie, dua orang yang terlibat sengketa kepengurusan Partai Golkar, sedang berdialog. Mereka, kata JK, berupaya menyatukan pandangan pascaterbit putusan kasasi Mahkamah Agung.  

"Antara Ical dan Agung sekarang ini tiap hari bicara bersama bagaimana merealisasikan keputusan itu. Karena yang paling cocok adalah dialog. Kemudian dari dialog itu disusunlah kepengurusan yang satu," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015).

Wakil Presiden RI ini tak setuju Partai Golkar menggelar musyawarah nasional dalam waktu dekat. Menurut JK, kedua belah kubu mesti mengedepankan dialog untuk berdamai sepenuhnya.  Jika damai terealisasi, lalu nasib kepengurusan harus ditentukan. Kata dia, setelah semua itu didapat, akan ada rapat pimpinan nasional untuk mengukuhkan.

"Jadi setelah ada perdamaiannya itu bisa menjadi keputusan nanti. Nanti setelah itu ada rapimnas biasanya untuk mengukuhkan atau apa," kata JK.

Mahkamah Agung (MA) memutuskan kepengurusan Partai Golkar yang sah dikembalikan kepada Munas Riau 2009. Dalam munas itu Aburizal terpilih jadi Ketua Umum yang kemudian menunjuk Idrus Marham sebagai Sekretaris Jenderal. Sementara Agung Laksono menjabat Wakil Ketua. 

JK menilai, putusan MA membuat dua Musyawarah Nasional (Munas) Bali dan Ancol tak diakui.

Menurutnya, keputusan MA sangat bijaksana. MA memaksa dua kubu bertikai di Golkar dan PPP untuk islah. Kembali bersatu.


(KRI)