Rasiyo-Risma Saling Sindir di Debat Kedua

Amaluddin    •    Sabtu, 07 Nov 2015 02:05 WIB
pilkada serentak
Rasiyo-Risma Saling Sindir di Debat Kedua
Duel Risma-Whisnu versus Rasiyo-Lucy di Pilkada Surabaya, MTVN - Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Pasangan calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma)-Whisnu Sakti Buana dan Rasiyo-Lucy Kurniasari saling sindir di sesi ketiga debat kedua calon pemimpin daerah di Surabaya, Jawa Timur, Jumat 6 November) malam. Rasiyo-Lucy menuding Risma-Whisnu tak mempedulikan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Harusnya Pemkot Surabaya punya tim dalam mengendalikan inflasi daerah (TPID) seperti halnya yang dilakukan Pemprov Jatim," kata Rasiyo dalam debat di Hotel Shangrila Surabaya, Jumat (6/11/2015) malam.

Tidak hanya itu, Rasiyo juga menuding Risma-Whisnu tidak menghormati para pendahulu. "Mestinya juga diakui bahwa pak Bambang DH itu ikut membangun Surabaya. Apa salahnya mengakui jasa orang lain. Menghormati para leluhur dan pemimpin kita itu penting," katanya.

Sesaat setelah itu, paslon nomer dua Risma-Whisnu langsung menjawab lugas. "Kami melakukan dengan tindakan. Tanpa tim, kita bisa mengendalikan inflasi dengan melakukan operasi pasar secara langsung ke masyarakat. Toh Surabaya tidak pernah terdampak krisis," kata Risma.

Seaat Risma menanggapi tudingan paslon nomer urut satu, Rasiyo langsung menyanggah komentar Risma. Menurut Rasiyo ketidakpatuhan Kota Surabaya dalam kebijakan pemerintah merupakan bentuk mengabaikan ketutuhan NKRI.

"Seharusnya pemimpin itu tetap menjalankan kebijakannya mencerminkan keutuhan NKRI. Tidak kemudian semaunya sendiri," katanya.

Risma pun balik menyanggah coba meyakinkan Rasiyo. Risma menegaskan bahwa budaya Pemerintah Kota Surabaya dalam kebijakan lebih mengedepankan turun ke masyarakat bukan duduk di tempat.

"Kita tidak mau jika harus membentuk tim yang nantinya malah menyedot anggaran. Insya Allah kinerja kami bagus dalam operasi pasar, dan itu dibuktikan semua bahan pokok turun," tandasnya.


(OJE)