WNI Terduga Teroris Ditahan, BNPT Konfirmasi ke Polisi Malaysia

LB Ciputri Hutabarat    •    Sabtu, 07 Nov 2015 08:06 WIB
wni
WNI Terduga Teroris Ditahan, BNPT Konfirmasi ke Polisi Malaysia
Kepala BNPT Irjen Pol Saud Usman Nasution--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Hadi Yahya Assegaf, Warga Negara Indonesia (WNI) berdomisili di Malaysia harus rela ditahan oleh Kepolisian Malaysia. Hadi diduga terkait jaringan teroris yang akan menyerang sejumlah tempat vital seperti Kedutaan Besar Amerika Serikat di negeri Jiran tersebut.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Saudah Usman Nasution membenarkan Hadi sedang tersandung masalah dugaan keterlibatan terorisme di Malaysia. "Iya benar (ada kasus penahanan WNI di Malaysia dugaan teroris)," kata Saud kepada Metrotvnews.com, Sabtu (7/11/2015) pagi.

Saud mengungkapkan hingga kini BNPT masih mengkonfirmasi ulang kasus tersebut. Saud belum bisa berkomentar banyak terkait kasus yang membelit anak dari Habib Yahya Assegar (mantan staf khusus Badan Intelejen Negara untuk Timur Tengah di era SBY) tersebut. "Kita lagi koordinasikan," terang Saud.

Adapun pihak yang sedang diajak untuk kerja sama, sambung Saud terdiri dari Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Malaysia. Saud akan menelusuri kasus ini lebih jauh. "Kita lagi kerja sama dan menghubungi mereka (Pemerintah Malaysia)," aku Saud.

Untuk diketahui, Hadi merupakan seorang pengusaha minyak di Yaman. Ia menetap sementara di Malaysia untuk keperluan perjalanan bisnis ke Yaman. Namun nahas, Hadi dilaporkan warga setempat ke pihak kepolisian.

Belum jelas tuduhan yang dilayangkan ke Hadi, Ia buru-buru dijerat kasus kepemilikan buku yang diduga terkait dengan terorisme. Karena kepemilikan buku tersebutlah Hadi diduga tergabung dalam jaringan terorisme Al-Qaeda di Semenanjung Arab. Hingga kini, Habib masih mendekam di tahanan di Malaysia.


(OJE)