Mesir Belum Punya Teori atas Jatuhnya 7K9268

Willy Haryono    •    Minggu, 08 Nov 2015 10:43 WIB
pesawat rusia jatuh di mesir
Mesir Belum Punya Teori atas Jatuhnya 7K9268
Ayman el-Mokkadem, kepala komite investigasi teknis tragedi pesawat 7K9268, di Kairo, Mesir, Sabtu (7/11/2015). . (Foto: AFP/KHALED DESOUKI)

Metrotvnews.com, Kairo: Mesir mendorong kecurigaan internasional bahwa sebuah bom menyebabkan pesawat maskapai Rusia jatuh di Sinai. Tim investigator di Kairo menegaskan penyebab pasti tragedi belum diketahui.

Berdasarkan observasi awal dari rekaman suara kokpit (CVR) kotak hitam Airbus A-321 yang sudah dirilis ke publik, disebutkan adanya semacam suara, yang terdengar beberapa saat sebelum pesawat jatuh. 

Pesawat maskapai Kogalymavia dengan nomor penerbangan 7K9268 jatuh di Sinai, 23 menit setelah lepas landas dari bandara Sharm el-Sheikh menuju Saint Petersburg, Rusia. Seluruh penumpang dan kru dengan total 224 orang meninggal dunia. 

"Analisis spektral akan dilakukan di laboratorium khusus untuk mengidentifikasi apa sebenarnya suara tersebut," lata Ayman el-Mokkadem, kepala komite investigasi teknis di Kairo, seperti dikutip AFP, Sabtu (7/11/2015). 

Jumat kemarin, Moskow menghentikan semua penerbangan maskapai Rusia ke Mesir, sementara London menghentikan penerbangan maskapai Inggris ke Sharm el-Sheikh. 

Teori bom dilontarkan sejumlah pengamat dan juga pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Obama menyebut bom kemungkinan besar menjadi penyebab jatuhnya 7K9268.


(WIL)