Didesak Copot Menteri Rini, JK Serahkan ke Jokowi

Husen Miftahudin    •    Senin, 09 Nov 2015 20:08 WIB
bumn
Didesak Copot Menteri Rini, JK Serahkan ke Jokowi
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). MTVN/ Husen Miftahudin.

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku telah didesak oleh beberapa partai untuk segera mencopot Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Desakan tersebut berasal dari PDI Perjuangan dan Partai Gerindra yang menilai kinerja Menteri Rini masih jauh dari kata layak.

"Ya saya ada juga mendengar itu (desakan PDIP dan Gerindra copot Menteri Rini). Tapi tentu pasti tergantung pada presiden sendiri untuk bagaimana baiknya," kilah JK ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2015).

Ia sendiri mengungkapkan bahwa pembicaraan terkait reshuffle Kabinet Kerja belum dibicarakan secara detail oleh Presiden Jokowi.

"Belum, belum. Belum kita bicarakan detail," ujar JK singkat.

Sebelumnya, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menilai, kinerja Menteri Rini tak mampu menopang program Nawa Cita yang diusulkan Presiden Jokowi dalam rencana lima tahun masa pemerintahannya. Rini dianggap tak berhasil memperlihatkan prestasi dan tak mampu membawa perubahan di tubuh Kementerian BUMN.

Wakil Ketua DPR RI yang berasal dari Partai Gerindra Fadli Zon menganggap Menteri Rini hanya menjadi beban bagi Pemerintahan Jokowi-JK. Pasalnya, kinerja Rini hanya mampu menjadi beban bagi keuangan negara.

Hal itu terlihat dari anggaran penyertaan modal negara (PMN) yang mencapai lebih dari Rp30 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016.

"Sangat janggal jika BUMN memiliki aset ribuan triliun, tetapi masih membebenai APBN. Berarti kan tidak bisa mengelola aset negara," pungkas Fadli.


(SAW)