Asap Lumpuhkan Bisnis Wisata Kepulauan Riau

   •    Selasa, 10 Nov 2015 13:24 WIB
asap
Asap Lumpuhkan Bisnis Wisata Kepulauan Riau
Foto: Sejumlah perahu kayu yang disebut motor sangkut terparkir di Pelabuhan Sekupang, Batam, Kepulauan Riau/Ant_Yuli Seperi

Metrotvnews.com, Batam: Kebakaran hutan dan lahan memukul bisnis pariwisata Indonesia. Beberapa penerbangan dan penyeberangan yang hendak mengangkut wisatawan ke sejumlah destinasi wisata pun dibatalkan.

Dampak signifikan yang langsung terasa yakni di Batam dan Bintan, Kepulauan Riau. Padahal, sejumlah regulasi yang dicanangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya guna menggenjot jumlah wisatawan mancanegara sudah diterapkan, di antaranya pemberlakuan bebas visa kunjungan (BVK).

Regulasi BVK itu digeber di Singapura sebagai pintu masuk turis asing ke Indonesia melalui Batam. Tak hanya itu, penyeberangan ke Bandar Bentan Telani, Bintan, pun terkena dampak. Padahal, saat ini sudah mendekati musim berlibur akhir tahun.

"Tapi begitu kena asap, tiba-tiba semua menjadi gelap. Langit menjadi gelap, jarak pandang jadi pendek, ada tirai yang membatasi ruang kreasi kita untuk mendownload lebih banyak wisman dengan berbagai atraksi. Tiba-tiba ada problem alam, yang berdampak kepada kami," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Guntur Sakti, Selasa (10/11/2015).

Meski demikian, Guntur mengaku optimis dapat membangkitkan kembali wisata bahari Kepulauan Riau. Ia yakin ada hikmah luar biasa dari setiap bencana.

"Harus tetap optimis. Berbagai bencana selalu ada dan turun di muka bumi. Kita tidak perlu saling menyalahkan. Kita cari cara yang kreatif untuk mengejar target yang lebih baik," ujar dia.


(TTD)