APEC, Indonesia Fokus Kembangkan Perdagangan Jasa

Dheri Agriesta    •    Selasa, 10 Nov 2015 15:52 WIB
apec
APEC, Indonesia Fokus Kembangkan Perdagangan Jasa
Menteri Perdagangan Thomas Lembong (MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perdagangan Thomas Lembong dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi akan bertolak ke Manila untuk mempersiapkan kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC. Mendag Thomas menyebut, Pemerintah Indonesia akan menekankan ke perdagangan jasa.

"Jadi sudah dikerjakan APEC Services Aggrement yang lebih ke perdagangan jasa. Ini mungkin sesuatu yang patut kita perhatikan," kata Thomas, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2015).

Thomas mengatakan, pemerintah saat ini hanya fokus kepada perdagangan barang. Padahal, perdagangan jasa memiliki potensi untuk tumbuh lebih besar guna meningkatkan ekonomi saat ini. Prakarsa yang disampaikan APEC terkait perdagangan jasa ini merupakan suatu hal yang positif. Pemerintah, kata Thomas, ingin ikut ambil bagian untuk mendukung ide perdagangan jasa ini.

Ia menilai, perdagangan jasa harus lebih diperhatikan karena Indonesia sudah cukup kompetitif di perdagangan barang.

"Jadi bukan cuma komoditas seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, seperti perhiasan, kerajinan dan komponen otomotif. Kita sudah liat perkembangannya menggembirakan, tapi jangan lupa pada jasa. Misalnya, pelayaran. Hampir semua produk kita diangkut ke luar atau dalam, itu jasanya kita bayar keluar," jelas Thomas.

Thomas juga mencontohkan reasuransi di sektor keuangan. Kecenderungan masyarakat dan industri justru menggunakan jasa asuransi dari luar negeri. Upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meminta jasa reasuransi dilakukan di dalam negeri dinilai Thomas cukup bagus.

"Itu contoh yang tadi OJK. Ya nanti asuransi memang mereka mau bikin perusahaan baru untuk PT reasuransi Indonesia. Untuk kemudian nanti bisa melayani kebutuhan asuransi dalam negeri," pungkas dia.


(ABD)