Pertamina: Hasil Produksi Kilang TPPI Kurangi Impor Premium

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 10 Nov 2015 19:34 WIB
pertamina
Pertamina: Hasil Produksi Kilang TPPI Kurangi Impor Premium
Pertamina (ANTARA,Akbar Nugroho Gumay).

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) mencatat berproduksinya kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) akan mengurangi impor Premium (RON 88) nasional sebanyak 20 persen.

Vice President Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan hasil produksi TPPI Tuban sudah melebihi 40 persen atau sekitar 61.000 barel per hari dan mengurangi impor Premium nasional sebanyak 20 persen.

"Produksi sudah diatas 40 persen target kita untuk kilang TPPI Tuban itu, kita bisa produksi sampai 61 ribu barel per hari premium mogas 88. Kita berharap dengan kita produksi 61 ribu barel per hari kita bisa mengurangi 20 persen impor premium nasional," kata Wianda di TBBM Surabaya, Jalan Perak, Surabaya, Selasa (10/11/2015).

Wianda mengakui memang saat ini Pertamina sangat gencar-gencarnya memperbaiki dan merevitalisasi agar kilang-kilang yang lama tak berproduksi agar dapat berproduksi lagi. Salah satunya adalah kilang TPPI ini.

"Kita tahu TPPI sudah cukup lama, sudah beberapa tahun belakangan ini tidak beroperasi. Kami tidak ingin aset ini idle," ungkap dia.

Sementara itu, Wianda menambahkan pengurangan impor Premium tidak serta merta berasal dari hasil produksi kilang TPPI saja, tapi juga tambahan dari RFCC Cilacap yang produksinya mencapai 30.000 barel per hari.

"Kalau kita hitung dengan tambahan RFCC Cilacap itu produksinya sekitar 30 ribu barel per hari jadi totalnya menjadi 91.000 barel per hari itu adalah angka impor premium yang bisa kita kurangi," pungkas dia.


(SAW)