Hari Pahlawan

Dibunuh NICA, Bupati Brebes Kyai Syatori Layak Jadi Pahlawan

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 10 Nov 2015 19:56 WIB
hari pahlawan
Dibunuh NICA, Bupati Brebes Kyai Syatori Layak Jadi Pahlawan
Kyai Haji Syatori. Foto: Dokumen Pemkab Brebes

Metrotvnews.com, Brebes: Kyai Syatori layak dijadikan pahlawan. Demikian pernyataan yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,  melalui Kasi Sejarah dan Purbakala, Wijanarto. Tokoh asal Brebes lain yang layak menjadi pahlawan adalah Mr. Binadji.

“Binadji merupakan Ketua Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID) Brebes dan Kyai Syatori adalah Bupati Brebes era revolusi 1945,” ujar Wijanarto, kepada Metrotvnews.com, Selasa (10/11/2015).

Keduanya gugur dalam peristiwa Agresi Militer Pertama Belanda pada 1947. Usulan kedua tokoh tersebut menjadi pahlawan sudah bergaung sejak 10 tahun lalu. Bahkan, keduanya telah diseminarkan oleh Dinas Sosial. "Tapi tidak ada langkah tindak lanjut dari hasil seminar tersebut," kata dia.

Menurutnya, langkah usulan pahlawan menjadi kewenangan Dinsosnakertrans dengan Kemensos. Langkah kedua untuk menghargai kedua tokoh tersebut dengan mengabadikan keduanya sebagai nama jalan.

"Sayangnya, jalan yang diabadikan bukan jalan protokol. Nama Binadji dan Syatori diabadikan jalan kecil dekat kampung tepi sungai Pemali," papar Wijanarto.

"Pentingnya pengabadian kedua tokoh tersebut sebagai pahlawan karena mereka berjasa dan gugur dalam menegakkan entitas bangsa ini dan kemerdekaan."

Syatori merupakan tokoh Masyumi dan pengusaha muslim yang dipilih rakyat menjadi bupati Brebes pada November 1945. Syatori dibunuh tentara NICA saat Agresi Militer Pertama. Mayatnya ditemukan di Songgom. Ia dibunuh setelah menolak bekerja sama dalam pemerintahan Recomba.

Adapun Binadji diculik oleh NICA dari rumahnya dan dibunuh di tepi sungai Pemali. Jenazahnya tidak bisa ditemukan. Binadji merupakan pejabat pengadilan yang terpilih sebagai ketua KNID (parlemen) Brebes.


(UWA)