Guru di Nganjuk Masih Ada yang Berpenghasilan Rp75.000 per Bulan

Renatha Swasty    •    Jumat, 13 Nov 2015 09:10 WIB
pendidikan
 Guru di Nganjuk Masih Ada yang Berpenghasilan Rp75.000 per Bulan
Ilustrasi: Latief Rochyana

Metrotvnews.com, Jawa Timur: Penghasilan minim seorang guru masih ditemukan hingga saat ini. Di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur misalnya, masih ada guru yang mendapatkan penghasilan Rp75 ribu per bulan.

Ketua Badan Legislasi DPR RI Sareh Wiyono mengungkapkan, dalam kunjungan kerjanya ke Dapil VIII ia menemukan penghasilan seorang guru TK di bawah rata-rata bahkan sangat minim.

"Seperti yang terjadi di Kabupaten Nganjuk, rata-rata penghasilan guru TK masih sangat kecil, Rp75 ribu sampai Rp150 ribu per bulan," ujar Sareh dikutip dari Antara, Jumat (13/11/2015).

Sareh mengungkapkan, minimnya upah guru ini lantaran bantuan intensif dari pemerintah sangat minim. Ditambah tidak ada anggaran daerah untuk pengembangan pendidikan TK.

Anggota Komisi II DPR RI itu juga menyebut, guru TK hingga saat ini belum mendapatkan perhatian yang sama dengan guru di level pendidikan lain. "Padahal, TK merupakan jenjang pendidikan bagi anak prasekolah yang sudah ada sejak puluhan tahun dan memiliki peranan penting dalam mendidikan karakter anak," ujar Sareh.

Keadaan ini kata dia bisa makin parah dengan adanya keinginan pemerintah merevitalisasi pendidikan
anak usia dini (PAUD). Tapi, masyarakat masih bingung dengan batasan PAUD sehingga seringkali sulit membedakan antara PAUD dan TK.

"Akhirnya, anak-anak hanya disekolahkan di PAUD dan tidak usah masuk TK sehingga hal ini berakibat makin berkurangnya anak didik TK yang lama-kelamaan sekolah TK ini akan gulung tikar karena tidak mendapatkan
anak didik," ujar Sareh.

Terkait temuan ini, Sareh menegaskan bakal membawanya ke DPR. Temuan kata dia akan ditindaklanjuti terkait perbaikan akses pendidikan, terutama TK.


(REN)