Belum Tayang di Indonesia, 'A Copy of My Mind' Raih 7 Nominasi FFI 2015

Anindya Legia Putri    •    Jumat, 13 Nov 2015 14:24 WIB
Belum Tayang di Indonesia, 'A Copy of My Mind' Raih 7 Nominasi FFI 2015
Joko Anwar dan pemain A Copy of My Mind di 72nd Venice International Film Festival. (foto:AP/Joel Ryan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ada yang menarik dari nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2015. Sebuah film berjudul A Copy Of My Mind berhasil mendapatkan tujuh nominasi termasuk kategori Film Terbaik. Menariknya, film arahan sutradara Joko Anwar tersebut hingga kini belum ditayangkan di Indonesia.

"Buat kami, film A Copy Of My Mind is good, well made kok. kita kan menilai bukan berdasarkan film yang sudah tayang di Indonesia. Tetapi berdasarkan film yang sudah lulus sensor. Dan film A Copy Of My Mind sangat diapresiasi di festival luar negeri. Kenapa di indonesia tidak kita apresiasi. Entah nantinya diputar atau tidak di Indonesia, yang penting film ini well made. Faktanya seperti itu, yang dipilih oleh 75 juri kemarin untuk pemilihan nominasi," jelas Jajang C Noer selaku Ketua Dewan Juri FFI 2015.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Olga Lidya sebagai Ketua FFI 2015. Menurutnya, FFI kali ini memberikan kesempatan bagi film yang telah ikut ke berbagai festival besar di seluruh dunia. "Itu yang kita perbaharui di tahun ini. Jangan sampai film yang dihargai luar negeri, tetapi tak ikut festival dalam negeri," ujarnya.

Sementara itu, bagi Joko Anwar sendiri, mendapatkan tujuh nominasi di FFI 2015 merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Apalagi, namanya masuk dalam nominasi Sutradara Terbaik. 

"Alhamdulillah. Gue kan belum pernah dapat nominasi sutradara ya. Ini yang pertama. Senangnya karena film ini kan kami enggak punya dana marketing sponsor. Jadi alhamdulillah, masuk nominasi, paling enggak dibaca orang," ujarnya seraya tertawa.

A Copy Of My Mind bercerita tentang sepasang kekasih yang bekerja sebagai karyawan salon dan penjual DVD bajakan. Secara tidak sengaja mereka menemukan sebuah DVD berisi rekaman tindak kejahatan yang melibatkan calon presiden.

Diperankan oleh Tara Basro, Chicco Jerikho, Ario Bayu, Maera Panigoro dan Paul Agusta, film tersebut berhasil mendapatkan berbagai penghargaan pada Festival Film luar negeri seperti di Busan (19th Busan International Film Festival), 72nd Venice International Film Festival 2015, dan Toronto International Film Festival 2015 di Toronto, Kanada.

Di Indonesia sendiri film ini rencananya akan tayang pada 11 Februari 2016 mendatang.
(LOV)