Saya Marah untuk Keadilan

Ilham wibowo    •    Sabtu, 14 Nov 2015 15:37 WIB
basuki tjahaja purnama
<i>Saya Marah untuk Keadilan</i>
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama----Ant/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Basuki Tjahaja Purnama kerap marah-marah di depan publik saat melihat ketidakberesan. Sifat Basuki yang pemarah membikin banyak warga DKI Jakarta bertanya. Kenapa gubernur mereka pemarah?

Basuki rupanya sadar, banyak warga belum paham dengan yang dia lakukan. Menurut Ahok, sapaan dia, sifat marah itu untuk kebaikan. Sebab, banyak hal yang harus dia benahi untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi yang punya kualitas.

"Pemerintah harus tegas menindak semua pelanggar aturan. Meski harus dengan cara marah-marah," kata Ahok saat menghadiri gelaran Parisadha VI di Graha Aditya Sabha, Pura Aditya Jaya, Jalan Daksinapati No. 10 Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (14/11/2015).

Dalam acara yang dihadiri 250 umat Hindu itu, Ahok menyebut, agama mengajarkan kebaikan dan kelemahlembutan hati. Namun, Tuhan juga sering memberi hukuman kepada manusia yang berbuat dosa. Luapan marah itu pun ia pelajari dari ajaran agama.

"Yang saya tahu, yang tidak boleh itu kalau marah sepanjang hari," imbuh Ahok.

Karena itu, Ahok menjelaskan, sikap pemarahnya bukan tanpa alasan. Ia marah untuk menciptakan keadilan. Sebagai pemimpin, kata Ahok, dirinya harus bisa menghukum orang yang berbuat salah.

"Saya melihat bahwa itulah keadilan," jawab Ahok.


(TII)