BI Bangun BI Corner di Empat Kampus

   •    Sabtu, 14 Nov 2015 18:19 WIB
bank indonesia
BI Bangun BI Corner di Empat Kampus
Gubernur BI Agus Martowardojo -- FOTO: ANTARA/PUSPA PERWITASARI

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Bank Indonesia (BI) akan membangun sarana perpustakaan yang berfokus pada bidang ekonomi dan wilayah kerja bank sentral atau "BI Corner" di empat kampus di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gubernur BI Agus Martowardojo di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, sebagaimana dikutip Antara, Sabtu (14/11/2015), mengatakan bahwa empat kampus tersebut akan melengkapi 84 kampus lainnya di Indonesia yang sudah memiliki sarana tersebut.

"Ini juga jadi bentuk kontribusi kami setelah kami melakukan kajian ekonomi regional yang membahas perekonomian di daerah," kata Agus saat memberikan bantuan pembangunan sarana pendidikan kepada pimpinan empat kampus tersebut.

Pembangunan sarana "BI Corner" tersebut akan dilaksanakan di Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Yogyakarta.

Agus mengatakan bahwa bank sentral juga akan menginisiasi pembangunan taman BI di sejumlah kampus di Yogyakarta. Selain bantuan sarana pendidikan, lanjut Agus, BI juga akan membantu sarana penyediaan air bersih di Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UGM Prof. Ir. Dwikorita Karnawati mengatakan bantuan dari bank sentral dan juga instansi lain akan membantu upaya universitas untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai bagi mahasiswa dan mahasiswi.

Dwikorita mengatakan bahwa bantuan selain dari anggaran pemerintah akan sangat membantu universitas mengingat pada 2016 anggaran yang dialokasikan ke Kementerin Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi telah berkurang dari yang diajukan sebelumnya. Hal itu, kata dia, otomatis akan mengurangi anggaran bagi kegiatan pendidikan di universitas negeri.

"Ada 'kabar dukacita' setelah anggaran Kemenristek-Dikti turun. Padahal, mahasiswa dan mahasiswi adalah jaminan masa emas suatu negara," jelas dia.

Penyerahan bantuan tersebut merupakan rangkaian dari Kajian Ekonomi Regional triwulanan dan Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Daerah dan Bank Indonesia yang diselenggarakan sejak 12 November 2015.

Substansi dari rapat antara pemerintah pusat, daerah, dan BI adalah sejumlah rencana aksi untuk meningkatkan pertumbuhan industri dan pariwisata di Pulau Jawa. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa dapat mencapai 5,49 persen (yoy) pada 2016.

Beberapa rencana aksi untuk mencapai sasaran itu adalah membangun infrastruktur logistik dan energi, memberikan fasilitas fiskal, menjamin iklim investasi dan akses pembiayaan untuk penguatan struktur industri dan pariwisata.

Rencana terdekat yang akan direalisasikan adalah percepatan pembangunan bandara internasionl Kulonprogo untuk meningkatkan akses bagi destinasi wisata di Yogyakarta. Upaya pembebasn tanah untuk bandara tersebut akan dimulai pada Senin (16/11).


(AHL)