PBNU Kutuk Serangan di Paris

Antara    •    Sabtu, 14 Nov 2015 23:25 WIB
prancis diserang
PBNU Kutuk Serangan di Paris
Pihak keamanan Prancis (Foto: EPA)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam aksi teror di Paris, Prancis, Jumat 13 Oktober malam waktu setempat. Aksi ini menewaskan lebih dari 150 orang.

"PBNU turut menyampaikan duka mendalam dan mengecam keras tindakan tak beradab tersebut," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj melalui keterangan tertulis, Sabtu (14/11/2015).

Said menegaskan, tindakan menghilangkan nyawa orang lain secara sengaja sama artinya dengan menghancurkan bangunan kemanusiaan. Apa pun motifnya, serangan bersenjata dan peledakan bom di enam titik di kota Paris itu tak dapat dibenarkan.

PBNU berharap aparat keamanan Prancis segera melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pihak yang harus bertanggung jawab atas aksi brutal itu.

PBNU mengimbau masyarakat internasional agar tidak terburu-buru menyampaikan tuduhan kepada pihak-pihak tertentu. "Menciptakan suasana kondusif lebih baik bagi proses penyelidikan daripada mengumbar saling curiga," kata Said.

Di dalam negeri, PBNU meminta pemerintah dan segenap elemen bangsa bersama-sama meningkatkan kewaspadaan. BNU mengajak seluruh elemen umat beragama meningkatkan komunikasi lintas agama.

Kehadiran dan saling sapa antartokoh agama akan menjadi benteng terkuat melawan segala bentuk ancaman adu domba, sekaligus perekat bagi persatuan dan kesatuan bangsa ini.

"Khusus kepada aparat pemangku bidang pertahanan dan keamanan nasional, PBNU menyerukan agar terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bahaya laten terorisme, dan apa pun bentuk gangguan yang berpotensi menodai kedaulatan NKRI," kata Said Aqil.


(OJE)