Pertamina Berikan Hasil Audit Petral ke KPK

Annisa ayu artanti    •    Senin, 16 Nov 2015 19:50 WIB
pertamina
Pertamina Berikan Hasil Audit Petral ke KPK
Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) telah memberikan hasil audit investigasi dan forensik atas anak usahanya yakni Pertamina Energy Trading Limited (Petral) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau tidak salah Jumat kemarin kami terima surat dari KPK yang KPK minta boleh copy hasil audit dan pagi tadi sudah kami tindak lanjuti dan kirim ke KPK," kata Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto usai peresmian Mobile Refueling Unit (MRU) Pertamina Envogas di Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (16/11/2015).

Meskipun sudah mengantongi hasil audit ini, perusahaan pelat merah ini mengakui akan ada tindak lanjut lagi terkait kasus ini, seperti aksi korporasi dan aksi hukum. Pertamina akan melakukan aksi yang pertama.

"Hasil audit itu tindak lanjutnya, pertama ada yang bersifat aks korporas dan aksi legal. Pertamina tentunya yang bersifat perusahaan. Itu menyangkut orang yang di dalam dan juga orang di luar yang berkaitan dengan mitra usaha," ucap dia.

Sebelumnya, Vice President Corporate Communication, Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan perseroan akan memperketat mitra-mitra yang akan menjadi mitra Integrated Suply Chain (ISC).

"Terkait dengan pihak-pihak ketiga bila ada indikasi terlibat agar tidak lagi masuk sebagai mitra ISC," kata Wianda beberapa waktu lalu.

Wianda mengungkapkan bila ada indikasi kuat suatu mitra tidak memenuhi Good Corporate Governance (GCG) sebagai pihak ketiga, maka tidak akan dimasukan sebegai mitra. Lain hal, kalau ada yang memiliki kredibilitas yang bagus akan tetap bisa masuk sebagai mitra ISC.

"Hanya pihak-pihak ketiga yang ada indikasi kuat tidak GCG. Lainnya yang kredibilitasnya bagus tetap bisa masuk sebagai mitra," ungkap dia.




 


(SAW)